MAN 1 Kota Malang Mantapkan Langkah Menuju WBK, Tanamkan Nilai Integritas Sejak Dini

26 - Jul - 2025, 07:36

Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. Sutirjo, M.Pd (Anggara Sudiongko/ MalangTimes)


JATIMTIMES - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Malang terus memperkuat posisinya sebagai madrasah pelopor integritas di lingkungan pendidikan. Dengan kesungguhan yang tinggi, madrasah ini tengah berproses menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), sebagai bagian dari komitmen nyata dalam membangun budaya antikorupsi dan tata kelola lembaga yang bersih serta profesional.

Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. Sutirjo, M.Pd menegaskan, bahwa penanaman nilai integritas bukan hanya pelengkap kurikulum, tetapi merupakan nafas utama dalam seluruh aktivitas pendidikan dan manajemen madrasah. “Integritas adalah nilai dasar yang kami tanamkan kepada seluruh elemen, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa. Ini bukan slogan, tapi budaya kerja dan budaya hidup,” ujarnya saat diwawancarai belum lama ini.

Baca Juga : Peringati Hari Anak Nasional, Pemkot Batu Hadirkan Parenting for Parents dan Praktisi Mengajar

Komitmen ini tak sekadar ucapan. MAN 1 Kota Malang telah menjalani dua kali proses penilaian oleh Tim Penilai Nasional (TPN) dalam rangka evaluasi WBK oleh KemenPAN-RB. Dalam proses tersebut, madrasah ini secara aktif membuktikan upaya reformasi birokrasi melalui sistem pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan efisien.

Sebagai bentuk konkret penanaman nilai antikorupsi, sekolah ini mengembangkan berbagai strategi edukatif berbasis karakter. Nilai-nilai integritas yang bersumber dari pedoman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diintegrasikan ke dalam kegiatan pembelajaran tematik dan juga berbagai metode kreatif seperti permainan edukatif, simulasi, dan penguatan disiplin positif.

“Kami tidak ingin siswa hanya cerdas secara akademik. Mereka juga harus tumbuh sebagai generasi yang jujur, bertanggung jawab, dan siap menjadi agen perubahan. Inilah cara kami menyemai integritas sejak dini,” tegasnya.

Tak hanya berlaku bagi siswa, penguatan nilai integritas juga diberlakukan secara menyeluruh kepada seluruh civitas madrasah. Kegiatan sosialisasi, pembinaan, dan pelatihan rutin dilakukan untuk memastikan seluruh SDM memahami serta menjalankan prinsip zona integritas secara konsisten dalam tugas keseharian.

Kepala madrasah juga menyampaikan bahwa WBK bukan semata-mata pencapaian administratif, melainkan cermin dari sistem yang sehat. "Predikat WBK adalah hasil dari kerja kolektif. Tapi lebih dari itu, ini tentang bagaimana kita mengubah pola pikir, membentuk budaya, dan memastikan setiap keputusan yang diambil didasari pada kejujuran dan akuntabilitas,” jelasnya.

Baca Juga : Pelabuhan Ketapang Makin Padat Dampak Jalur Gumitir Tutup, Kemenhub: Mohon Bersabar

MAN 1 Kota Malang menjadi satu dari tiga satuan kerja di bawah Kementerian Agama Kota Malang yang dinyatakan lolos ke tahap penilaian nasional WBK tahun ini. Harapan besar tertuju pada madrasah ini sebagai simbol bahwa lembaga pendidikan berbasis keagamaan pun mampu menjawab tantangan reformasi birokrasi secara konkret.

“Kami siap menjadi contoh bahwa madrasah juga bisa unggul dalam integritas, tata kelola, dan pelayanan publik. Ini kontribusi kami untuk pendidikan Indonesia yang bersih dan bermartabat,” pungkasnya.

Dengan semangat kolektif, MAN 1 Kota Malang tidak hanya mengejar predikat WBK sebagai status, tetapi sebagai cerminan nyata dari sistem pendidikan yang menjunjung tinggi kejujuran, tanggung jawab, dan nilai luhur bangsa.


Topik

Pendidikan, MAN 1 Kota Malang, antikorupsi, pendidik, madrasah, Kota Malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette