Jumlah Penduduk Miskin Jatim 3,876 Juta Jiwa, Masih Jadi yang Terbanyak di Indonesia

25 - Jul - 2025, 05:55

Perkembangan penduduk miskin Jatim. (Foto: BPS Jatim)


JATIMTIMES - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru terkait jumlah penduduk miskin di Indonesia, termasuk Jawa Timur (Jatim), Jumat (25/7/2025). Berdasarkan data terbaru, jumlah penduduk miskin di Jatim pada Maret 2025 mencapai 3,876 juta jiwa.

Angka tersebut masih menjadikan Jatim sebagai provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia. Urutan kedua dan ketiga provinsi dengan jumlah penduduk miskin terbanyak masing-masing diduduki Jawa Barat (Jabar) dengan 3,654 juta jiwa penduduk miskin, dan Jawa Tengah (Jateng) dengan 3,366 juta jiwa penduduk miskin.

Baca Juga : Jadi Atensi, Pemprov dan Polda Jatim Siapkan Regulasi Khusus terkait Sound Horeg 

Sebagian besar penduduk miskin memang masih terkonsentrasi di Pulau Jawa yakni 12,56 juta orang. Sedangkan jumlah penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan yang hanya sekitar 890 ribu orang.

BPS Jatim mencatat, jumlah penduduk miskin Jatim mengalami penurunan dari periode sebelumnya. "Dibandingkan September 2024, jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 17,94 ribu orang," jelas Kepala BPS Jatim Zulkipli, Jumat (25/7/2025).

Lebih lanjut, secara persentase, Zulkipli menjelaskan bahwa penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat sebesar 9,50 persen. Angka tersebut menurun 0,06 persen poin terhadap September 2024. 

Secara umum, pada periode Maret 2015–Maret 2025, tingkat kemiskinan di Jatim mengalami penurunan, perkecualian pada Maret 2015, Maret 2020, September 2020, dan September 2022. Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode Maret 2015 dipicu oleh kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan harga bahan bakar minyak. 

"Sementara itu, kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode Maret 2020 dan September 2020 disebabkan oleh adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Kenaikan jumlah dan persentase penduduk miskin pada periode September 2022 terjadi setelah adanya kenaikan harga barang kebutuhan pokok sebagai akibat dari kenaikan  harga bahan bakar minyak," jelas Zulkipli.

Adapun berdasarkan daerah tempat tinggal, pada periode September 2024–Maret 2025, jumlah penduduk miskin perkotaan meningkat sebesar 52,1 ribu orang. Sedangkan di perdesaan berkurang sebesar 70 ribu orang.

Baca Juga : Jaga Jarak, Jangan Ngebut! Ini Tips Berkendara #Cari_Aman

"Persentase kemiskinan di perkotaan meningkat dari 6,83 persen menjadi 7,00 persen. Sedangkan di perdesaan turun dari 13,19 persen menjadi 12,86 persen," tandasnya. 

Secara nasional, BPS mencatat jumlah penduduk miskin di Indonesia pada Maret 2025 mencapai 23,85 juta orang. Dibandingkan September 2024, jumlah penduduk miskin menurun sekitar 200 ribu orang. Sementara jika dibandingkan dengan Maret 2024, jumlah penduduk miskin menurun sebanyak 1,37 juta orang.

Adapun persentase penduduk miskin pada Maret 2025 tercatat sebesar 8,47 persen, menurun 0,10 persen poin terhadap September 2024 dan menurun 0,56 persen poin terhadap Maret 2024. 


Topik

Ekonomi, Angka Kemiskinan, Kemiskinan Jawa Timur, Ekonomi Jawa Timur,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette