Berita Duka: Connie Francis Penyanyi Pretty Little Baby Meninggal Dunia
Reporter
Mutmainah J
Editor
A Yahya
17 - Jul - 2025, 07:12
JATIMTIMES - Kabar duka datang dari penyanyi hit era 1950-an. Connie Francis Penyanyi Pretty Little Baby meninggal dunia dalam usia 87 tahun. Kabar kematian Francis diumumkan Ron Roberts, sahabat dan presiden label musik sang solois Concetta Records.
Roberts mengumumkan Francis meninggal dunia pada Rabu (16/7) malam. Kabar itu berjarak dua pekan sejak Francis dibawa ke rumah sakit karena rasa sakit yang parah.
Baca Juga : Hasil Drawing Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Indonesia Jumpa Arab Saudi
"Dengan berat hati dan kesedihan yang mendalam, saya mengabarkan meninggalnya sahabat saya, Connie Francis, tadi malam," tulis Roberts dalam unggahan Facebook, seperti diberitakan People, Kamis (17/7).
"Saya tahu Connie pasti setuju bahwa penggemarnya termasuk yang pertama tahu berita duka ini. Detail lebih lanjut akan disampaikan nanti," sambungnya.
Connie Francis berpulang setelah sempat menjalani perawatan di rumah sakit pada Rabu (2/7). Kala itu, Francis dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami sakit yang begitu parah.
Ia kemudian menjalani serangkaian pemeriksaan untuk memastikan penyebab sakit parah tersebut. Namun, pada Jumat (4/7), Francis mengumumkan lewat Facebook bahwa kondisinya sudah lebih baik.
"Halo semua, hari ini saya merasa jauh lebih baik setelah istirahat semalam, dan ingin memanfaatkan momen ini untuk mengucapkan Selamat merayakan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat," tulis Francis.
"Terima kasih atas semua doa dan pikiran baik dari kalian yang terus dibagikan," lanjutnya.
Profil dan Perjalanan Karier Connie Francis
Lahir dengan nama Concetta Rosa Maria Franconero di Newark, New Jersey, pada 1937, bakat musik Connie mulai terlihat sejak usia 4 tahun.
Dia mengasah kemampuannya melalui berbagai kontes bakat dan akhirnya tampil di acara TV berjudul Startime Kids milik NBC, tempatnya mulai dikenal sebagai Connie Francis.
Kariernya sempat hampir kandas ketika kontraknya dengan MGM Records akan diputus pada 1957.
Namun, berkat dorongan sang ayah, dia merekam ulang lagu "Who's Sorry Now?" yang kemudian meledak di pasaran dan menyelamatkan kariernya.
Sejak saat itu, dia mencetak banyak hit seperti "My Heart Has A Mind Of Its Own", "Lipstick on Your Collar", "Where the Boys Are", dan "Don't Break The Heart That Loves You".
Puncak kariernya ditandai dengan lagu "Everybody’s Somebody's Fool" yang menjadikannya penyanyi perempuan pertama yang menempati posisi nomor satu di tangga lagu Billboard Hot 100 pada 1960.
Kehidupan Pribadi yang Penuh Lika-liku
Di balik gemerlap panggung, hidup Connie Francis diwarnai tragedi dan perjuangan.
Dia menjadi korban kekerasan seksual, kehilangan suara setelah operasi sinus pada 1977, serta kehilangan saudara laki-lakinya yang dibunuh mafia pada 1981.
Baca Juga : Toko Miras Promosi King Abdi Izinnya Jual HP, Wali Kota Tindak Tegas
Semua peristiwa ini berdampak besar pada kesehatan mentalnya, hingga dia sempat dirawat di rumah sakit jiwa dan mencoba bunuh diri pada 1984.
Setelah pulih, Connie menulis memoar berjudul "Who's Sorry Now?" yang menjadi pengakuan terbuka atas perjuangannya.
Dia juga menjadi aktivis yang vokal mendukung korban kekerasan dan kesehatan mental.
Connie bahkan bekerja sama dengan pemerintahan Ronald Reagan dalam satuan tugas untuk kejahatan kekerasan serta Mental Health America.
Menikah Empat Kali
Connie Francis pernah menjalin hubungan dengan penyanyi Bobby Darin yang disebutnya sebagai cinta sejatinya.
Sayangnya, hubungan tersebut tidak direstui ayahnya dan berakhir tragis.
"Hidup pribadiku adalah penyesalan dari A sampai Z," kata Connie dalam wawancara dengan People pada 1984.
Dia tercatat pernah menikah empat kali, semuanya berakhir dengan perceraian.
Dari pernikahan ketiganya dengan Joseph Garzilli, Connie mengadopsi seorang anak laki-laki bernama Joseph Jr., yang kini menjadi satu-satunya ahli waris yang ditinggalkannya.
Kepergian Connie Francis meninggalkan warisan musik yang tak lekang oleh waktu dan terus hidup di hati generasi baru.
Dari panggung era 60-an hingga viral di TikTok, namanya akan selalu dikenang sebagai ikon sejati dunia musik.
