MATSAMA MAN 1 Kota Malang 2025: Menyemai Karakter, Menumbuhkan Inovasi, dan Mengokohkan Jiwa Moderat Generasi Digital

17 - Jul - 2025, 01:54

Pembukaan giat Moderasi Beragama, rangakaian MATSAMA MAN 1 Kota Malang di Lanal Malang, (foto: Anggara Sudiongko/MalangTimes)


JATIMTIMES - Di tengah tantangan zaman yang terus berubah cepat, MAN 1 Kota Malang menunjukkan keseriusannya dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional dan spiritual. 

Melalui program Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) yang digelar pada Kamis (17/7/2025) di Lanal Malang, semangat transformasi pendidikan itu tampak jelas. Dengan mengusung tema “Mengembangkan Potensi Diri Menuju Jiwa Muda Kreatif, Inovatif, Moderat, Berakhlak Karimah, dan Berevolusi Digital”, kegiatan ini menjadi panggung awal pembentukan karakter siswa baru yang tidak hanya siap belajar, tapi juga siap menginspirasi.

3

Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. Sutirjo, M.Pd., menekankan bahwa MATSAMA lebih dari sekadar ajang pengenalan lingkungan sekolah. Ia adalah upaya sistematis untuk menyemai nilai, menumbuhkan kasih sayang, dan mengenalkan pentingnya kehidupan belajar yang sehat dan humanis.

Baca Juga : Bupati Situbondo Mas Rio Dilantik Jadi Wakil Ketua Umum APKASI

“Matsama ini adalah ruang untuk membangun cinta kasih dan memperkuat talenta siswa. Di MAN 1 Kota Malang, kami pastikan tak ada ruang untuk perundungan atau kekerasan dalam bentuk apa pun. Justru sebaliknya, di sinilah anak-anak kami dorong untuk tampil kreatif, inovatif, dan penuh semangat positif,” tegasnya.

Rangkaian MATSAMA tidak hanya diisi dengan pengenalan fasilitas dan budaya madrasah, tetapi juga berbagai aktivitas ekspresif dan inspiratif dari siswa. Salah satunya melalui program IE (Inovasi Edukasi), yang memungkinkan siswa memamerkan karya digital, teknologi drone, dan penampilan seni kreatif sebagai bentuk kontribusi terhadap gerakan literasi teknologi yang tetap berlandaskan nilai adab.

1

Dr. Sutirjo juga menyampaikan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dengan karakter. “Anak-anak harus menguasai teknologi, tetapi juga harus bijak dan beradab dalam menggunakannya. Adab dalam konteks ini adalah kemampuan untuk membangun disiplin positif dan karakter yang kokoh,” jelasnya.

Menurutnya, siswa MAN 1 Kota Malang diharapkan tumbuh sebagai duta madrasah, duta Indonesia, sekaligus pejuang masa depan yang siap menyambut visi besar Indonesia Emas 2045. Dan semua itu, lanjutnya, hanya mungkin dicapai jika nilai-nilai moderasi, toleransi, dan integritas ditanamkan sejak dini.

Sebagai bagian dari penguatan program pemerintah seperti Astagfirta (Aksi Strategis Penguatan Moderasi Beragama), MAN 1 Kota Malang juga berupaya membentuk siswa yang moderat secara keagamaan dan kuat secara moral. Moderasi ini bahkan melibatkan peran aktif ibu-ibu Dharma Wanita Kemenag Kota Malang yang tergabung dalam komunitas Bunda Modis. Sosok seperti Ning Roto disebut akan mendampingi siswa dengan pendekatan keibuan yang penuh perhatian.

2

Dalam MATSAMA tahun ini juga dirangkai dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembagian susu sebagai bagian dari kampanye madrasah sehat dan bahagia. Menurut Sutirjo, inisiatif ini menjadi wujud nyata kepedulian madrasah terhadap gizi siswa, sekaligus mendukung target nasional dalam menciptakan generasi unggul yang sehat secara jasmani dan rohani.

MAN 1 Kota Malang juga tengah mengikuti proses penilaian sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Kemenpan-RB. Dalam konteks itu, pendidikan antikorupsi menjadi salah satu fokus penting dalam pelaksanaan MATSAMA. “Kami menyebutnya sebagai gerakan 'Mensemai Integritas'. Nilai-nilai baik dari KPK kami integrasikan dalam kegiatan belajar-mengajar, termasuk melalui permainan edukatif yang menyenangkan,” ungkapnya.

4

Ia berharap, komitmen ini bisa menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk membentuk siswa yang tidak hanya pandai secara akademik, tapi juga kuat dalam prinsip dan kejujuran, serta dapat memberikan kebermanfaatan pada orang lain.

Baca Juga : BTS Rilis Album Baru PTD Live Besok, ARMY Siap All Out Streaming Serentak

Kepala Kemenag Kota Malang, Achmad Shampton, S.HI., M.Ag., turut hadir dan memberikan pesan penuh makna. Ia menekankan bahwa kedisiplinan adalah salah satu kunci utama dalam meraih kesuksesan. “Bakat saja tidak cukup. Tanpa disiplin, semuanya akan sia-sia. Maka manfaatkanlah MATSAMA ini untuk melatih diri menjadi pribadi yang tertib dan berakhlak,” ujarnya.

Mengutip ulama besar Imam Syafi’i, ia mengingatkan bahwa menuntut ilmu adalah proses yang tidak selalu mudah. “Kalau engkau tak sanggup menahan lelahnya belajar, maka bersiaplah menanggung pahitnya kebodohan,” katanya. Pesan ini menjadi refleksi penting, terutama ketika para siswa menjalani kegiatan di bawah terik matahari dengan penuh semangat.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga adab terhadap guru, tidak membicarakan aib, dan menjadikan akhlak sebagai pondasi dalam kehidupan. “Kedisiplinan dan akhlak adalah bumbu utama kesuksesan. Jangan pernah meninggalkannya,” pesannya dengan penuh penekanan.

5

Dari pihak TNI AL, Pjs Palaksa Mayor Laut (T) Wahyu Eko mewakili Danlanal Malang memberikan dorongan moral kepada para peserta MATSAMA. Ia menyoroti pentingnya menjalani kegiatan dengan ikhlas. “Kalau kalian tidak ikhlas, kalian akan cepat lelah. Hati-hati dengan penyakit hati, karena itu yang melemahkan semangat kalian,” ucapnya.

Ia juga mengajak siswa untuk membiasakan disiplin dalam setiap aspek kehidupan, mulai dari ibadah, belajar, olahraga, hingga pola tidur. Menurutnya, disiplin adalah karakter yang harus diinternalisasi sejak dini agar mereka tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang kuat dan bertanggung jawab.

MATSAMA MAN 1 Kota Malang 2025 tidak hanya memperkenalkan siswa baru pada rutinitas sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi kehidupan. Dari nilai integritas, disiplin, adab, hingga pemahaman terhadap perbedaan budaya melalui penggunaan baju adat, semuanya dirancang untuk membentuk pribadi yang matang dan siap menghadapi tantangan global.

Madrasah bukan lagi sekadar lembaga pendidikan, tapi menjadi rumah peradaban yang membina generasi penerus bangsa dengan landasan iman, ilmu, dan akhlak. MAN 1 Kota Malang membuktikan bahwa transformasi pendidikan bisa dimulai dari hal-hal sederhana namun bermakna, seperti MATSAMA.


Topik

Pendidikan, MAN 1 Kota Malang, Masa Ta’aruf Siswa Madrasah, MATSAMA, madrasah, mpls,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette