Bupati Gresik Lepas Ekspor Perdana Produk UMKM 10 Ton Pakan Ternak Tujuan Malaysia
Reporter
Syaifuddin Anam
Editor
Dede Nana
24 - Jun - 2025, 04:36
JATIMTIMES - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Bea Cukai dan stakeholder terkait melakukan pelepasan ekspor perdana produk UMKM 10 ton pakan untuk hewan ternak sapi tujuan Malaysia, Selasa 24 Juni 2025.
Fandi Akhmad Yani mengatakan, ekspor perdana produk UMKM pakan ternak dari PT Aji Bakuh Anugerah patut diapresiasi. Karena berhasil mengolah limbah cokelat menjadi pakan ternak yang bernilai.
Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Ramaikan Blitar Djadoel 2025 Lewat Pendopo Lawas dan Edukasi Digital
"Di tengah isu situasi global yang menanas, ada anak muda Gresik yang mempunyai kreativitas membuat produk hingga menembus pasar luar Negeri," ujar Gus Yani usai melakukan pelepasan ekspor di halaman kantor Bupati Gresik.
Gus Yani mengungkapkan, tahun lalu PT Aji Bakuh Anugerah yang dikomandoi Subeki sudah pernah melakukan ekspor produk sekam bakar ke Jepang. Kali ini produk pakan ternak sapi berbahan baku limbah cokelat dari PT Cargill Indonesia.
"Mudah-mudahan kedepan pasarnya semakin luas, sehingga permintaan pakan ternak tambah banyak," imbuh Mantan Ketua DPRD Gresik tersebut.
Gus Yani menyebut, dalam hal ini pemerintah akan terus mendukung langkah UMKM melakukan ekspor. Termasuk mendorong industri cokelat agar mendukung pemenuhan kebutuhan bahan baku.
"Di Gresik ada dua pabrik cokelat, Cargill dan JeBe KOKO. Nantinya kami akan mendorong keduanya untuk mendukung pemenuhan bahan bakunya," ungkapnya.
Gus Yani menambahkan, potensi UMKM melakukan ekspor sangat terbuka lebar. Tinggal kreativitas dalam menciptakan produk unggulan yang mampu bersaing di pasar luar. Pemerintah bersama Bea Cukai mempunyai klinik ekspor. Memberikan pendampingan dan bimbingan kepada pelaku UMKM.
Baca Juga : Komitmen Isu Lingkungan, Inovasi Composter Aerob Nasdem Malang Raya Siap Jadi Solusi Masalah Sampah
"Kita selalu sampaikan bahwa ekspor itu mudah. Pemerintah melalui Diskoperindag dan Bea Cukai terus mendampingi. Mulai dari menciptakan produk unggulan, legalitas hingga mencarikan pasar," pungkasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Bea Cukai Gresik Wahyudi Adrianto mengatakan, ekspor pakan ternak tujuan Malaysia ini sangat berpotensi besar. Pasalnya, permintaan di luar negeri cukup besar, sedangkan suplainya kurang.
"Harapan kami, nanti trus ditingkatkan lagi produktifitas nya. Sehingga dapat memenuhi permintaan pasar luar negeri," harap Wahyudi sembari berpamitan akan berpindah tugas ke daerah lain.
