Pelajar SMK Dikeroyok saat Pulang ke Kos, Luka-Luka di Kepala dan Wajah
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
31 - May - 2025, 03:01
JATIMTIMES - Pelajar SMK Negeri 2 Kota Malang bernama Avram (16) jadi korban penganiayaan saat perjalanan pulang menuju tempat kosnya di kawasan Janti, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Rabu (28/5/2025). Korban, yang merupakan warga Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, dikeroyok sekelompok orang tak dikenal.
Akibatnya, kini Avram harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Islam Aisyiyah Malang. Luka serius didapati pada bagian kepala dan wajahnya hingga harus dirawat secara intensif.
Baca Juga : Di Bawah Asuhan Ratu Dwarawati: Jejak Kebo Kenanga dan Kebo Kanigara, Pewaris Darah Pengging
Peristiwa memilukan itu menimpa saat Avram dalam perjalanan pulang menuju tempat kosnya di kawasan Janti. Dalam perjalanannya, ia mengendarai sepeda motor Honda Grand dengan nomor polisi N 5240 UM.
Ketika melintas di sekitar Sungai Andalas, tiba-tiba Avram dihentikan sekelompok orang tak dikenal. Tanpa banyak kata, kelompok tersebut langsung mengeroyok korban hingga luka parah.
Kini Polresta Malang Kota tengah menangani kasus ini untuk penyelidikan lebih lanjut. Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdiyanto mengatakan, kejadian tersebut tengah didalami Unit Perlindungan Perumpuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Malang Kota.
Bahkan, Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota telah datang ke rumah sakit tempat korban dirawat. “Kami yang jemput bola melakukan penyelidikan, mengingat korban ini masih dirawat secara intensif dan kondisinya masih lemah,” ujar Yudi.
Lantaran kondisinya masih lemah, Avram belum bisa untuk dimintai keterangan oleh polisi. Namun polisi telah meminta keterangan saksi dari warga serta yang membawa korban ke rumah sakit.
“Dari hasil pendalaman sementara, korban dan pelaku ini terjadi kesalahpahaman dan itu diselesaikan dengan saling bertemu di TKP di Jalan Andalas Tengah,” ujar Yudi, Sabtu (31/5/2025).
Namun, saat perbincangan berjalan dengan baik-baik saja, tiba-tiba pelaku bersama teman-temannya memukuli Avram menggunakan tangan kosong. Akibatnya, korban mengalami luka-luka dan ditemukan oleh warga tergeletak tak berdaya.
Baca Juga : Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Lanjutkan Perbaikan Jalan di Jalibar, Antisipasi Kerawanan Kecelakaan
Warga pun membawa korban yang tak berdaya langsung ke rumah sakit terdekat. “Informasinya seperti itu. Dan kemarin, kami telah menyarankan pihak keluarga agar korban dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), untuk segera dilakukan visum dan CT scan," tambah Yudi.
Tak hanya itu. Polisi juga memeriksa ibu korban untuk penyelidikan dan pendalaman terkait kejadian pengeroyokan tersebut. Hal tersebut dilakukan karena Avram masih dirawat dan kondisinya masih belum memungkinkan.
“Untuk hasil pemeriksaannya seperti apa, nanti akan kami informasikan lebih lanjut," tutup Yudi.
Terpisah ketua RT tempat Avram dikeroyok, Budi, memgatakan mendapatkan informasi bahwa korban ditemukan tak berdaya. Sehingga warga korban bergegas membawa ke rumah sakit terdekat.
Hanya, Budi tidak mengetahui detail pasti kejadiannya. “Iya, ada kejadian pengeroyokan di Jalan Andalas Tengah. Saya dapat laporannya dari petugas keamanan. Namun untuk detailnya saya kurang tahu. Tetapi yang jelas korban sudah dibawa dan dirawat di RSI Aisyiyah,” terang Budi.
