Atlet Binaraga Kabupaten Malang Kembali Makan Ayam Tiren Jelang Porprov Jatim

Reporter

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

17 - May - 2025, 08:33

Atlet binaraga Kabupaten Malang saat berlatih di Camp Binaraga Heroes Gym Lawang jelang Porprov Jatim 2025. (Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Atlet binaraga Kabupaten Malang kembali mengonsumsi ayam bangkai atau tiren jelang perhelatan Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) IX 2025. Kondisi tersebut terpaksa dilakukan lantaran pencairan anggaran tahap pertama melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Malang tak cukup untuk memenuhi asupan protein para atlet.

Sebelumnya, pencairan anggaran tahap pertama yang disalurkan Dispora tersebut memang telah diterima oleh para atlet. Namun, anggaran dari pemerintah tersebut hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan para atlet untuk satu minggu.

Baca Juga : Bupati Sanusi Sebut Muslimat NU Membantu Pemkab Malang dalam Berbagai Aspek

"Asupan gizi atlet tidak bisa ditunda, sehingga mau tidak mau mereka terpaksa kembali makan ayam tiren,” kata Ketua Persatuan Binaraga dan Fitnes Indonesia (PBFI) Kabupaten Malang Indra Khusnul, Sabtu (17/5/2025).

Kondisi yang tergolong memperihatinkan tersebut sebenarnya bukan kali pertama dialami oleh para atlet binaraga Kabupaten Malang. Sebelumnya, mereka juga pernah terpaksa mengkonsumsi ayam tiren.

Hingga akhirnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dispora menyalurkan anggaran tahap pertama. Anggaran pembinaan untuk para atlet binaraga tersebut kemudian juga digunakan untuk membeli ayam segar.

Namun, anggaran tersebut hanya cukup untuk satu minggu. Sehingga para atlet kembali terpaksa mengonsumsi bangkai ayam yang mati sebelum disembelih alias tiren tersebut.

"Seharusnya, untuk memenuhi asupan gizi atlet binaraga idealnya makan daging sapi. Tapi karena tidak ada biaya, maka satu-satunya jalan adalah daging ayam dan saat ini mereka (atlet) terpaksa kembali makan ayam tiren," ujarnya.

Indra mengaku, sebelumnya dirinya juga pernah mendapatkan bantuan ayam segar oleh kepala desa (kades) di wilayah Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Namun hanya sekali.

Sehingga dengan terpaksa, para atlet kembali mengonsumsi ayam tiren. Salah satu pertimbangannya karena harganya yang murah.

Meskipun demikian, Indra dan para atlet binaraga yang ia bina paham jika dalam ajaran Islam, mengonsumsi ayam tiren tersebut hukumnya haram. Termasuk dapat berisiko bagi kesehatan.

Baca Juga : Gadis Ngaku Dibuang Ibu Tiri Telah Diserahkan ke Keluarga, Fakta Lain Terungkap

"Karena tidak ada pilihan lain, kami berjuang untuk tanah kelahiran. Kami juga menyayangkan kok tidak ada perhatian nyata dari pemerintah," keluhnya.

Di sisi lain, Indra menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dispora memang sudah menyalurkan sejumlah uang kepada para atlet binaraga. Yakni untuk keperluan para atlet selama mengikuti Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) pada persiapan Porprov Jatim ke-IX 2025.

Namun, bantuan yang diberikan pemerintah tersebut tidak cukup untuk memenuhi asupan gizi para atlet binaraga. Termasuk untuk membeli suplemen bagi 12 atlet yang disiapkan pada Porprov Jatim 2025. Jika dikalkulasi, anggaran untuk memenuhi suplemen bagi para atlet tersebut ditaksir mencapai belasan bahkan puluhan juta per bulan.

"Hingga kini belum ada bantuan dari pemerintah kecuali dana puslatkab tahap pertama," ujarnya.

Selain asupan gizi dan protein, dijabarkan Indra, sejumlah keperluan atlet binaraga juga belum terpenuhi. Di antaranya kostum hingga body colour.

"Porprov Jatim 2025 ini kurang dari 44 hari lagi, namun kondisi keuangan atlet menuju porprov kembali menjadi persoalan lagi," pungkasnya.


Topik

Olahraga, Binaraga Kabupaten Malang, ayam tiren, jelang porprov,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette