Curah Hujan Tak Menentu, BPBD Kota Malang Minta Masyarakat Waspada

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

17 - May - 2025, 06:49

Wilayah Kota Malang saat dilanda curah hujan tinggi. (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang meminta masyarakat  tetap waspada dan memitigasi kondisi cuaca yang tak menentu saat ini. Sebab, diperkirakan kemarau tahun ini lebih pendek dari tahun sebelumnya. 

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Malang Prayitno mengatakan, berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), saat ini angin Siberia turun ke Asia Tenggara. Hal itu menyebabkan pertumbuhan awan lebih padat. 

Baca Juga : Teror Subuh di Blitar, Pelaku Bakar Pikap Ditangkap Warga

“Sehingga hal itu menyebabkan curah hujan naik 20 sampai 40 persen. Menyikapi ini, kami minta masyarakat waspada dan mitigasi bencana di kecamatan masing-masing,” kata Prayitno, Sabtu (17/5/2025). 

Dijelaskan Prayitno, Kota Malang memang tidak separah wilayah seperti Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang atau Kabupaten Lumajang. Tetapi, ia menekankan bahwa kewaspadaan harus tetap dilakukan untuk meminimalisasi kejadian tak diinginkan. 

“Memang kita (Kota Malang, red) tidak separah wilayah Pasuruan, Sumbermanjing Wetan ataupun Lumajang. Namun sekecil apa pun potensi yang memungkinkan terjadinya ketidaknormalan, ini harus diwaspadai,” ujar Prayitno. 

Prayitno pun mengungkapkan bahwa potensi bencana di Kota Malang tergolong sedang. Dalam hal ini tidak berpotensi terlalu tinggi atau terlalu rendah. Namun, Prayitno kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada dengan curah hujan yang tidak menentu. 

“Kami punya 70 persen dari 57 kelurahan yang punya wilayah terpetakan rawan bencana. Di 70 persen itu, warga Kota Malang tinggal di sana. Jadi, memang harus mewaspadai,” pesan Prayitno. 

Baca Juga : Ratusan Pelajar Bersaing di Bupati Cup Atletik Magetan, Dispora Minta Perhatian DPRD untuk Benahi GOR

Sebagai informasi, di sejumlah wilayah baik di Kota Malang, Kabupaten Malang, hingga Kota Batu, dalam beberapa hari terakhir dilanda hujan dengan curah hujan tinggi. Bahkan, hujan turun hingga dini hari. 

Fenomena tersebutlah yang perlu diwaspadai. Mengingat, hujan tak menentu kapan datangnya. Terlebih, Kota Malang juga masuk dalam kategori bencana hidrometeorologi. 


Topik

Peristiwa, Hujan, Kota Malang, BPBD, bencana,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette