Menanti Komitmen Pemulihan Korban Wahana Ekstrem Jatim Park 1, Keluarga Upayakan Kesepakatan Tertulis
Reporter
Prasetyo Lanang
Editor
Yunan Helmy
30 - Apr - 2025, 04:06
JATIMTIMES - Remaja 14 tahun Diaz Putra mengalami patah tulang karena insiden wahana ekstrem 360 pendulum Jatim Park 1 Kota Batu. Kini, korban masih menjalani proses fisioterapi rutin. Pihak keluarga juga masih menantikan komitmen pihak Jatim Park untuk pemulihan hingga tuntas.
Permintaan untuk upaya kesepakatan tertulis telah ditempuh. Pihak keluarga menginginkan apa-apa yang menjadi janji manajemen Jawa Timur Park (JTP) Group tidak hanya menjadi sebatas pernyataan di media massa.
Baca Juga : MPM Salurkan Donasi Pembangunan Sekolah Korban Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur
"intinya agar anak kami di-cover sampai sembuh. Di mana banyak persepsi, bisa jadi keluar dari rumah sakit. Sampai apa dianggap sembuh total, apakah ada batas waktu, atau seperti apa. Harus ada hitam di atas putih, kan," kata Dika, orang tua korban, pada Rabu (30/4/2015).
Ia menyebut saat ini keluarga korban sudah dibantu mendapatkan pendampingan hukum dari Yayasan PAHAM (Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia). Fokus sementara yakni mengupayakan agar tanggung jawab penuh manajemen JTP Group bisa terwujud di kemudian hari.
Terpisah, Manajer Advokasi PAHAM Malang Raya Rifaldi menyampaikan bahwa telah ada pertemuan kedua pihak melalui perwakilan pendamping hukum. Permintaan dari keluarga korban telah disampaikan kepada manajemen JTP Group belum lama ini.
"Sudah disampaikan apa saja yang menjadi permintaan keluarga korban. Saat ini masih dalam tahapan diskusi internal mereka (JTP Group)," kata Rifaldi, Rabu sore.
Ia mengharapkan agar Jatim Park tidak terlalu lama dalam merespons serta mengupayakan agar ada kesepakatan segera menyangkut hak korban. Pihaknya menyebut akan mengawal kasus ini sampai dengan tuntas.
Baca Juga : Dugaan Dokter Lecehkan Pasien, Akhirnya Polisi Terima Salinan CCTV Persada Hospital
"Nanti kita dihubungi kembali. Saya harap segera, agar bisa disampaikan apa yang menjadi hasil diskusi internal mereka," tambahnya.
Mewakili pihak keluarga korban, dirinya mengharapkan agar Diaz mendapatkan haknya untuk pulih dengan tanggung jawab yang jelas dari Jatim Park. Mengenai penanganan kepolisian, ia mengaku masih berfokus pada hak korban sambil menunggu perkembangan.
"Yang jelas masih berfokus pada pemulihan. Keluarga korban tidak ingin sampai hak-hak anak mereka tidak diberikan. Kami masih menunggu hasil diskusi internal mereka (manajemen Jatim Park). Kita mengawal dan mengupayakan itu," tandasnya.
