Pemerintah Salah Transfer, Puluhan Warga Pakistan Terancam Gagal Berangkat Haji
Reporter
Mutmainah J
Editor
Dede Nana
26 - Apr - 2025, 06:47
JATIMTIMES - Ribuan warga Pakistan berisiko tidak dapat menunaikan ibadah haji. Penyebabnya karena pemerintah Pakistan dilaporkan keliru menyetorkan uang yang telah dibayar jamaah untuk perjalanan tersebut ke rekening Arab Saudi yang salah.
Dilansir dari Middle East Eye pada Sabtu (26/4/2025), ketua Komite Tetap Urusan Agama dan Kerukunan Antarumat Beragama Pakistan yaitu Malik Muhammad Aamir Dogar pada awal minggu ini mengonfirmasi bahwa kesalahan tersebut dapat membahayakan pelaksanaan ibadah haji bagi 67.000 warga Pakistan.
Menurut Dogar, kekeliruan itu menjadi salah satu skandal terbesar dalam sejarah Pakistan. Ia pun meminta pemerintah menjelaskan mengapa sekitar 50 juta riyal Saudi bisa keliru ditransfer ke rekening yang dilaporkan terkait dengan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), bukan Kementerian Haji Arab Saudi. Bahkan, penerima dari dana tersebut belum jelas.
"Ini bukan hanya tentang uang, ini tentang mimpi dan keyakinan 67.000 warga Pakistan yang mungkin kini tertinggal," jelas Dogar.
Dogar juga menegaskan agar pihak-pihak yang terlibat diidentifikasi dan bertanggung jawab. "Mereka yang bertanggung jawab harus diidentifikasi apakah di Kementerian atau di antara operator swasta yang menjual paket haji. Jika haji tidak dapat dilaksanakan, uang itu harus dikembalikan. Kami akan menilai apakah keuntungan diperoleh dari uang para peziarah," tegasnya.
Menanggapi ha itu, Menteri Federal untuk Urusan Agama dan Kerukunan Antaragama Sardar Muhammad Yousaf merespons pertanyaan Dogar. Ia mengungkap penyesalan dan meyakinkan komite bahwa kini tengah dilakukan upaya untuk memulihkan dana tersebut.
"Uang yang disalurkan melalui sistem akan dikembalikan. Kami telah mengamankan 10.000 slot tambahan, dan diskusi sedang berlangsung untuk mendapatkan lebih banyak tempat," tandas Yousaf.
Baca Juga : Lewat Omah Ilmu Arek Suroboyo, Anak Penerima Program 1 Keluarga Miskin 1 Sarjana Bisa Kuliah Gratis
Peristiwa ini semakin memperparah krisis yang berkembang di Pakistan terkait penanganan haji oleh pemerintah. Ribuan jemaah masih belum jelas apakah mereka bisa melaksanakan ibadah haji tahun ini.
Setiap tahun, Arab Saudi mengalokasikan kuota haji ke negara-negara di seluruh dunia. Tahun ini, dokumen pemerintah Pakistan menunjukkan kuota haji untuk negara itu sekitar 179.210 tempat.
Dari jumlah tersebut, pejabat pemerintah menyisihkan 89.605 tempat untuk penyedia swasta, sementara 10.000 tempat kepada otoritas Pakistan. Namun, operator swasta hanya mampu mengisi 23.000 slot yang disediakan. Mereka menyalahkan sistem daring pemerintah Saudi atas kekurangan tersebut.
