Bandara Juanda Siap Layani Penerbangan Haji, Ada Peningkatan Fasilitas untuk Lansia

13 - Apr - 2025, 07:47

General Manajer Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir.


JATIMTIMES - Bandara Internasional Juanda menjadi salah satu bandara yang akan melayani penerbangan haji, khususnya bagi calon jemaah haji Jawa Timur (Jatim). Kini, bandara yang terletak di wilayah Kabupaten Sidoarjo itu siap melayani penerbangan haji.

General Manajer Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir menyatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah yang mencakup peningkatan fasilitas dan layanan. Ini dilakukan guna memastikan kenyamanan para jemaah, terutama yang berusia lanjut.

Baca Juga : 22 Hari Masa Angkutan Lebaran 2025, 968.214 Naik Kereta Api di Daop 8 Surabaya

Sejumlah fasilitas yang ditingkatkan di antara eskalator boarding dan lift terminal. ”Fasilitas ini, khususnya ditujukan untuk memudahkan jemaah lanjut usia,” ujar Tohir, Minggu, (13/4/2025).

Sejalan dengan itu, Bandara Internasional Juanda juga akan mengoptimalkan pengaturan arus kendaraan rombongan jamaah dan pengantar. Langkah ini diambil demi menghindari kepadatan selama masa angkutan haji.

"Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk penyediaan bus penjemputan, agar perjalanan jamaah lebih lancar," papar Tohir.  

Ia menekankan, seluruh persiapan dilakukan secara matang demi kelancaran ibadah haji. Pihaknya berkomitmen untuk menjaga kesiapan fasilitas bandara, mengatur alur jemaah dan kendaraan, serta mengawal bus penjemput bekerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan. 

"Ini semua kami lakukan bagi seluruh tamu Allah yang akan beribadah di Tanah Suci," urainya.  

Keberangkatan jemaah haji kloter pertama untuk Embarkasi Surabaya dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei 2025 mendatang. Sebelum terbang ke Madinah, Arab Saudi, jamaah haji gelombang pertama akan memasuki asrama haji di embarkasi masing-masing pada 1 Mei 2025.

Baca Juga : Waspada Cuaca Ekstrem di Jatim 13-19 April, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

Terpisah, Kabid PHU Kanwil Kemenag Jatim Mohammad As’adul Anam menjelaskan, Embarkasi Surabaya akan melayani jemaah dari Jawa Timur, NTT, dan Bali. Total terdapat 97 kloter yang meliputi 93 kloter dari Jatim, dan masing-masing 2 kloter dari NTT dan Bali. 

”Penerbangan akan menggunakan Saudi Arabia Airlines dengan kapasitas 380 jemaah per kloter,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun ini sistem fast track masih digunakan untuk mempercepat proses pemeriksaan dokumen di Bandara Juanda. Evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait telah dilakukan. Sehingga tinggal menunggu persetujuan dari Pemerintah Arab Saudi.

Tahun ini, masa operasional pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji akan berlangsung selama 30 hari. Adapun, rata-rata masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi adalah 41 hari.


Topik

Transportasi, Bandara Juanda, penerbangan haji,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette