Rumus Makan untuk Turunkan Berat Badan usai Makan Banyak saat Lebaran

Reporter

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

02 - Apr - 2025, 12:54

Ilustrasi berat turun. (Foto: Freepik)


JATIMTIMES - Makan beragam hidangan khas Lebaran, apalagi sampai berlebihan, bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Bila kamu adalah salah satu orang yang mengalami hal ini, jangan terlalu cemas. 

Walau sedang merayakan Lebaran, menjaga berat badan tetap ideal merupakan hal yang penting. Pasalnya, ini berguna untuk mengurangi risiko terjadinya berbagai masalah kesehatan, mulai dari obesitas, diabetes, hipertensi, hingga penyakit jantung.

Baca Juga : Dispendukcapil Kabupaten Malang Punya Tanggungan Cetak 46 Ribu KTP

Beberapa orang memilih untuk melakukan olahraga setelah berat badan naik untuk menurunkannya. Olahraga dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara membakar kalori dan meningkatkan metabolisme. Selain itu, olahraga dapat menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan sistem imun. 

Namun tak hanya berolahraga. Mmengatur asupan makan juga sama pentingnya dalam menurunkan berat badan. Hal ini diungkap oleh dokter Tirta.

"Kalau Anda gendut, kalian sudah tahu sistematikanya kalori in kalori out. Anda gemuk. Anda pengen kurus. apa yang Anda lakukan? Bisa mengurangi kalori in (kalori masuk). Jadi, mengatur pola makan yang masuk ke dalam tubuh," ujar dr. Tirta dikutip dari akun TikTok @tipscipeng. 

Dokter Tirta mengungkap, beberapa jenis makanan yang perlu dikurangi demi membantu program diet Anda. Pertama dan utama adalah sumber lemak jenuh yang menjadi pangkal dari kegemukan yaitu gorengan.

"Kenapa disebut lemak jenuh? Karena minyaknya digunakan berkali-kali. Kalau Anda mau makan gorengan enak, Anda goreng sendiri di rumah menggunakan minyak yang masih jernih. Kenapa minyak yang digunakan berkali-kali mengandung lemak jenuh? Karena dia mengandung kalori yang sangat hebat," ujarnya.

Lebih jauh, dr. Tirta mengatakan masih banyak masyarakat yang mengonsumsi gorengan bersamaan dengan nasi. Paduan tersebut tentu akan membuat double intake yang berujung pada kenaikan berat badan. 

Baca Juga : Makanan Paling Banyak Dicari saat Lebaran Hari Ketiga, Bisa Jadi Ide ketika Open House

"Jadi, itu nasi sudah kalori. Itu kalori digoreng pakai lemak jenuh mantap dipikirkan. Dimakan pakai bakwan mantap," katanya. 

Selain itu, beberapa jenis makanan yang mengandung lemak jenuh lainnya juga perlu dihindari. Mulai dari jeroan, santan, keju, susu sapi, gajih, hingga makanan yang diproses dengan cara dibakar.

Di samping itu, dr Tirta juga mengungkap masyarakat tidak boleh memutus asupan karbohidrat seperti nasi yang dianggap membuat gemuk. Sebab, karbohidrat sendiri masih tetap dibutuhkan tubuh sebagai cadangan energi.

"Tapi kita masih butuh karbohidrat untuk energi. Kita makan di siang hari, karena siang hari itu titik terendah otak merasa capek karena dia akan butuh energi," tutupnya. 


Topik

Kesehatan, Berat badan, makanan Lebaran, Lebaran, kalori masuk,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette