5 Hari Masa Mudik Lebaran, Bandara Juanda Layani 192 Ribu Penumpang
Reporter
Muhammad Choirul Anwar
Editor
Yunan Helmy
26 - Mar - 2025, 07:03
JATIMTIMES - Dalam 5 hari penyelenggaraan masa mudik Lebaran atau pada 21-25 Maret 2025, Bandara Internasional Juanda telah melayani 192 ribu penumpang. Dengan angka tersebut, Bandara Juanda menjadi yang terpadat ketiga di Indonesia.
Pada periode yang sama, Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi yang terpadat dengan capaian 719 ribu penumpang. Di urutan kedua ada Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dengan 278 ribu penumpang.
Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, Ada Yang Dirayakan sampai 3 Hari
Adapun jumlah penumpang pesawat di bandara-bandara InJourney Airports secara kumulatif pada 21-25 Maret 2025 mencapai 2,17 juta penumpang atau naik sekitar 7 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2,02 juta penumpang.
Direktur Utama InJourney Airports Faik Fahmi mengatakan angkutan Lebaran di bandara berjalan dengan baik dan lancar di tengah peningkatan penumpang pesawat.
“Peningkatan penumpang pesawat pada 21 - 25 Maret 2025 di bandara-bandara InJourney Airports ini dapat ditangani dengan baik melalui sejumlah program manajemen trafik. Kebijakan WFA yang dijalankan sejumlah instansi juga sangat membantu penyebaran keberangkatan pemudik," ungkapnya, Rabu (26/3/2025).
Di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara tersibuk di Indonesia, misalnya, tidak ada penumpukan penumpang pesawat pada angkutan Lebaran. Ini sejalan dengan program rebalancing.
"Melalui program ini sejumlah maskapai berpindah operasional dari satu terminal ke terminal lainnya untuk optimalisasi kapasitas Terminal 1, 2 dan 3, sehingga dapat melayani penumpang dengan baik,” ujar Faik Fahmi.
Baca Juga : Bolehkah Puasa di Hari Kedua Idul Fitri? Ini Waktu Terbaik Pelaksanaan Puasa Syawal
Lebih lanjut, pada 21 - 25 Maret, jumlah pergerakan pesawat mencapai 16.972 penerbangan atau naik tipis 0,2 persen dibandingkan dengan sebelumnya.
Pada periode 5 hari angkutan Lebaran ini, jumlah penerbangan tambahan (extra flight) yang telah dioperasikan maskapai di bandara InJourney Airports mencapai 329 extra flight. Di tengah tingginya lalu lintas penerbangan ini, maskapai sangat disiplin terhadap slot management yang telah direncanakan.
“Pada angkutan lebaran tahun ini, maskapai jarang sekali melakukan retiming (perubahan waktu penerbangan) sehingga membantu penanganan penumpang di tengah peak season, di mana dalam 5 hari angkutan Lebaran sudah ada 339 extra flight yang dioperasikan,” papar Faik Fahmi.
