Jelang Lebaran, Harga Emas Antam Turun Rp 15.000: Waktunya Borong! 

22 - Mar - 2025, 02:51

Ilustrasi emas Antam. (Foto: iStock)


JATIMTIMES - Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. atau yang dikenal dengan emas Antam ambruk pada perdagangan hari ini, Sabtu (22/3/2025).

Melansir data dari situs resmi PT Antam logammulia.com, harga emas hari ini Rp 1.764.000 per gram. Angka itu turun Rp 15.000 dari harga pada hari sebelumnya di Rp 1.779.000 per gram.

Baca Juga : Siagakan Puluhan Personel, Perumda Tugu Tirta Pastikan Tak Ada Gangguan Layanan Air Saat Lebaran

Sementara harga jual kembali atau buyback emas Antam hari ini juga mengalami penurunan Rp 15.000 yaitu pada Rp 1.615.000 per gram.

Dalam PMK Nomor 48 Tahun 2023, konsumen akhir dibebaskan Pajak Penghasilan (PPh) saat membeli emas batangan. Namun, pengusaha emas wajib memungut PPh 22 sebesar 0,25 persen dari harga jual, turun dari aturan sebelumnya sebesar 0,45 persen.

Berikut rincian harga emas batangan Antam hari ini:

• 1 gram: Rp 1.764.000

• 2 gram: Rp 3.468.000

• 3 gram: Rp 5.177.000

• 5 gram: Rp 8.595.000

• 10 gram: Rp 17.135.000

• 25 gram: Rp 42.712.000

• 50 gram: Rp 85.345.000

• 100 gram: Rp 170.612.000

• 250 gram: Rp 426.265.000

• 500 gram: Rp 852.320.000

• 1.000 gram: Rp 1.704.600.000.

Tips Beli Emas Antam Saat Harga Turun

Dilansir dari laman Treasury, berikut tips membeli Emas Antam saat harga turun:

1. Sebelum Beli, Pahami Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas Turun

Sebelum Sobat JatimTimes beli emas saat harga turun, penting untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pergerakan harga emas. Harga emas dipengaruhi oleh berbagai kondisi ekonomi global, seperti inflasi, suku bunga, nilai tukar mata uang, dan kebijakan moneter dari bank sentral.

Ketika ada ketidakpastian ekonomi atau geopolitik, harga emas biasanya akan naik karena investor mencari aset yang lebih aman atau umumnya dikenal dengan aset safe haven. Sebaliknya, saat ekonomi membaik dan pasar saham menunjukkan kinerja yang baik, harga emas bisa mengalami penurunan.

Sobat JatimTimes perlu memantau berita dan perkembangan ekonomi global secara rutin untuk memberikan petunjuk mengenai potensi penurunan harga emas. Ketika terjadi penurunan harga emas yang dipengaruhi oleh faktor eksternal, Sobat JatimTimes dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk beli emas saat harga turun.

Baca Juga : Bank Jatim Raih Penghargaan Ajang 14th Infobank Isentia Digital Brand Recognition 2025

Selain itu, kondisi permintaan dan penawaran di pasar emas juga berpengaruh pada harga. Jika ada peningkatan permintaan dari negara-negara besar seperti India atau China, harga emas bisa naik. Jangan hanya mengandalkan informasi sesaat. Lihat dan analisis juga tren pasar dalam jangka panjang. 

2. Beli Emas Saat Harga Turun dengan Memanfaatkan Sentimen Pasar

Sering kali, harga emas mengalami penurunan tajam hanya karena sentimen pasar yang negatif, meskipun kondisi ekonomi secara keseluruhan tidak begitu buruk. Sebagai contoh, sentimen negatif terkait kebijakan atau ketidakpastian politik dapat membuat harga emas turun sementara.

Jika Sobat JatimTimes dapat mengidentifikasi bahwa penurunan harga emas disebabkan oleh faktor psikologis pasar dan bukan oleh perubahan fundamental ekonomi, ini bisa menjadi peluang besar untuk beli emas saat harga turun.

Sobat JatimTimes perlu lebih jeli dalam membaca sentimen pasar dan tidak terpengaruh oleh ketakutan atau kepanikan yang sering kali menguasai pasar ketika harga emas turun. Jika Sobat JatimTimes dapat memisahkan antara reaksi pasar yang berlebihan dan kondisi pasar yang sebenarnya, Sobat JatimTimes bisa mengambil keuntungan dari fluktuasi harga ini.

Sobat JatimTimes harus selalu melakukan analisis terlebih dahulu agar bisa berhasil memanfaatkan momentum beli emas saat harga turun karena sentimen pasar. Jangan hanya mengikuti arus pasar tanpa memahami apa yang sedang terjadi di balik layar. Keputusan yang lebih matang dan terinformasi akan membuat Sobat JatimTimes lebih siap saat beli emas saat harga turun.

3. Menggunakan Rencana Pembelian Emas Secara Berkala (Dollar Cost Averaging)

Salah satu cara yang bijak untuk beli emas saat harga turun adalah dengan menggunakan metode Dollar Cost Averaging (DCA). Metode ini mengharuskan Sobat JatimTimes untuk membeli emas secara rutin dengan jumlah tetap dalam waktu tertentu. Misalnya setiap bulan Sobat JatimTimes wajib berinvestasi emas tanpa memperhatikan fluktuasi harga pasar.

Sobat JatimTimes bisa membeli lebih banyak emas ketika harga sedang turun dan lebih sedikit ketika harga sedang naik. Rata-rata harga beli emas Sobat JatimTimes akan lebih menguntungkan dalam jangka panjang. Metode DCA sangat cocok bagi Sobat JatimTimes yang tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan investasi berdasarkan fluktuasi harga jangka pendek.

Dengan membeli emas secara berkala, Sobat JatimTimes dapat mengurangi risiko membeli pada harga tinggi dan tetap mendapatkan keuntungan ketika harga emas mengalami kenaikan secara bertahap. Selain itu, DCA juga memungkinkan Sobat JatimTimes untuk tidak terlalu khawatir memperkirakan waktu yang tepat untuk beli emas saat harga turun.

4. Memperhatikan Pergerakan Harga Emas Jangka Panjang

Bagi Sobat JatimTimes yang ingin beli emas saat harga turun, sangat penting untuk memperhatikan pergerakan harga emas dalam jangka panjang. Meskipun harga emas bisa berfluktuasi dalam jangka pendek, tren jangka panjangnya cenderung lebih stabil. Biasanya, harga emas mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya ketidakstabilan ekonomi.

Sobat sebaiknya tidak hanya terfokus pada penurunan harga emas dalam waktu singkat, karena hal tersebut bisa merugikan. Menganalisis pergerakan harga dalam jangka panjang akan membantu Sobat melihat apakah penurunan harga saat ini adalah sebuah peluang untuk meraih keuntungan.

Sobat JatimTimes akan lebih percaya diri membeli emas saat harga turun dan menghindari keputusan impulsif yang berisiko dengan memahami pola pergerakan harga emas. Selain itu, dengan membeli emas dalam jangka panjang, Sobat bisa memanfaatkan kenaikan harga yang terjadi seiring berjalannya waktu.

Jadi, meskipun harga emas sedang turun, selama tren jangka panjang menunjukkan kenaikan, investasi emas Sobat JatimTimes bisa tetap menguntungkan. Keuntungan dari investasi jangka panjang sering kali lebih besar, terutama jika Sobat JatimTimes membeli emas saat harga turun.

5. Menggunakan Aplikasi untuk Beli dan Memantau Harga Emas Saat Turun

Untuk memudahkan Sobat dalam memantau harga emas dan memutuskan kapan waktu yang tepat untuk beli emas saat harga turun, Sobat bisa memanfaatkan berbagai aplikasi dan platform online yang memberikan informasi harga emas secara real-time.


Topik

Ekonomi, Emas Antam, harga emas, emas antam,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette