Pepeling 156 Brug Over den Brantas te Kediri, Pemkot Apresiasi Komunitas Pelestari Sejarah

19 - Mar - 2025, 02:54

Peringatan 156 tahun jembatan lama Kediri (Brug Over den Brantas te Kediri) beroperasi digelar khusyuk di tengah bulan suci Ramadan, Selasa (18/3/2025). (Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Peringatan 156 tahun jembatan lama Kediri (Brug Over den Brantas te Kediri) beroperasi digelar khusyuk di tengah bulan suci Ramadan, Selasa (18/3/2025). Jembatan dengan panjang panjang 160 meter serta lebar 5,8 meter tersebut adalah buah karya dari insinyur asal Belanda bernama Sytze Westerbaan Muurling.

Sejak pertama kali dioperasikan pada 18 Maret 1869, jembatan tersebut menjadi salah satu saksi sejarah tumbuh kembang Kota Kediri dan Kediri Raya secara keseluruhan. 

Baca Juga : Kehilangan Paku, Pemilik Tangkap dan Seret Malingnya ke Polisi

Dengan nilai historisnya yang sangat tinggi, jembatan lama Kediri dan cagar budaya lainnya memiliki potensi menjadi pendorong ekonomi baru dari sektor wisata.

Foto: (Istimewa)

"Semua konteks sejarah yang ada di Kota Kediri itu dimaksimalkan. Story telling-nya, sejarahnya dan sebagainya dibuat semaksimal mungkin. Sehingga ketika orang berkunjung ke Kediri yang biasanya menginap sehari, dia akan menginap bisa dua hari, tiga hari. Karena ingin  tahu banyak tentang ini," ujar peneliti Jembatan Lama Kediri Imam Mubarok .

Dalam kesempatan ini Gus Barok menambahkan, Pemerintah Kota Kediri harus mempersiapkan hal tersebut. Ia mencontohkan seperti Yogyakarta yang dikenal melalui perdagangan dan jasa, Kota Kediri juga bisa melakukan hal yang sama.

Ketika wisatawan atau pendatang dari luar Kota Kediri menginap. Dan kemudian belajar banyak tentang Kediri dan tentang sejarah yang dimiliki, salah satunya jembatan lama maka itu akan memperkuat potensi yang dimiliki cagar budaya yang ada di Kota Kediri. 

"Harus kita manfaatkan. Sebagai destinasi wisata kota tua yang banyak nilai sejarahnya, dan ini harus diungkap," tambahnya.

Imam Mubarok menegaskan Kota Kediri memiliki beragam cagar budaya, yang menyimpan nilai sejarah dari berbagai masa.

Mulai dari seperti Jembatan Lama Kediri, lalu benteng Blok huis (kini Mako Polres Kediri Kota di barat Jembatan Lama), Afdeeling Bank (Bank BRI ), Rumah Dinas Kapolres Kediri Kota, eks Kantor Karesidenan Kediri, Bangunan SMAN 1 Kediri, Jalan Dhoho, tidak ketinggalan Klenteng Tjoe Hwie Kiong.

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Kediri Zachrie Ahmad, mengapresiasi adanya peringatan jembatan lama yang diinisiasi masyarakat.

Baca Juga : Pemkot Surabaya Bagikan Tips Aman Sebelum Tinggalkan Rumah saat Mudik Lebaran 2025

Dalam upaya pelestarian cagar budaya, ia menyebut peringatan itu digelar secara konsisten setiap tahun. Pihaknya pun terus mengupayakan cagar budaya yang ada di Kota Kediri bisa menjadi destinasi wisata. 

"Yang sudah dijadikan cagar budaya ada berbentuk benda bangunan ada 14. Berbentuk koleksi museum ada hampir 45," paparnya.

Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah XI Jawa Timur pun turut mendukung akan pemanfaatan bangunan cagar budaya agar bisa memiliki kepentingan yang lebih luas.

"Harapannya dengan acara pelestarian seperti ini  bisa untuk menemukan pola pemanfaatan lebih bagus untuk bangunan cagar budaya, khususnya jembatan lama Kota Kediri ini," Pamong Budaya Pertama Ahli Pertama BPK XI Tomi Raditya, pungkasnya.

Perlu diketahui dalam kegiatan ini juga digelar pameran foto sejarah terkait Jembatan Lama Kediri dan foto 5 tahun pandemi covid-19 di Kota Kediri. Selain itu juga turut digelar diskusi sejarah dan cagar budaya.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya, Brug Over den Brantas te Kediri, jembatan lama kediri, Kediri, jembatan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette