KAI Daop 8 Surabaya Lakukan Asesmen Awak Sarana Perkeretaapian untuk Keselamatan Perjalanan KA

Reporter

Tubagus Achmad

Editor

A Yahya

17 - Mar - 2025, 07:04

Proses asesmen terhadap awak sarana perkeretaapian sebelum mengoperasikan perjalanan kereta api, Senin (17/3/2025). (Foto: Dok. Humas KAI Daop 8 Surabaya)


JATIMTIMES - PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 8 Surabaya melakukan asesmen kepada awak sarana perkeretaapian untuk keselamatan perjalanan kereta api. 

Manajer Humas PT. KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif mengatakan, proses asemen ini wajib dijalani oleh seluruh awak sarana perkeretaapian. Selain itu, seluruh awak sarana perkeretaapian wajib lulus asesmen sebelum bertugas mengoperasikan perjalanan kereta api. Terlebih saat ini akan memasuki momentum lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. 

Baca Juga : Hujan Deras Picu Banjir di Surabaya, BMKG dan Pemkot Ungkap Penyebabnya

"Karena dibutuhkan fokus dan konsentrasi yang tinggi saat bertugas mengantarkan pelanggan hingga tempat tujuan dengan selamat, nyaman, dan tepat waktu," ungkap Luqman dalam keterangannya, Senin (17/3/2025).

Pihaknya menjelaskan, bahwa dalam asemen yang dilakukan, berfokus pada penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang harus dilakukan oleh seluruh awak sarana perkeretaapian yang berdasarkan prioritas keselamatan, keamanan, dan kenyamanan para pelanggan. 

"Masinis maupun asisten masinis sebelum berdinas harus melakukan serangkaian tes. Tujuannya untuk memastikan bahwa petugas berada dalam kondisi yang sehat dan prima," kata Luqman. 

Luqman menyebutkan, terdapat beberapa serangkaian tes yang dijalani oleh seluruh awak sarana perkeretaapian. Tes pertama yakni masinis dan asisten masinis harus datang 45 menit lebih awal untuk melakukan berbagai persiapan. 

"Kemudian, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti cek suhu tubuh, tekanan darah, dan bebas pengaruh alkohol. Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak diperbolehkan berdinas dan harus diganti dengan petugas lain," jelas Luqman. 

Selanjutnya, masinis dan asisten masinis akan menjalani serangkaian wawancara terkait standar operasional prosedur yang diberikan oleh penyelia dan melakukan tes tunjuk sebut semboyan perkeretaapian. 

Baca Juga : Mudik Lebaran 2025, Tol Probowangi Ruas Kraksaan- Paiton Dibuka Gratis

"Setelah proses asesmen lengkap, masinis dan asisten masinis akan menerima dokumen serta perlengkapan perjalanan dinas dan menandatangani serta membaca pernyataan dinas. Selain itu, masinis dan asisten masinis juga harus melihat, membaca, serta memahami pengumuman dan instruksi di kantor UPT Crew KA," beber Luqman. 

Lebih lanjut, serangkaian kegiatan sebelum memulai berdinas tersebut harus dilalui oleh masinis dan asisten masinis. Sehingga dapat tercipta perjalanan KA yang selamat, nyaman, dan tepat waktu. 

"Ini juga menjadi komitmen KAI untuk menjadikan keselamatan sebagai faktor utama dari bisnis transportasi dengan mengantarkan pelanggan sampai tujuan," pungkas Luqman.


Topik

Transportasi, KAI Surabaya, Luqman arif, mudik lebaran,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette