Idul Fitri Berdekatan dengan Nyepi, DPRD Banyuwangi Ajak Masyarakat Saling Menjaga dan Menghargai

Reporter

Nurhadi Joyo

11 - Mar - 2025, 03:29

Michael Edy Hariyanto, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi (foto; Nurhadi Banyuwangi TIMES)


JATIMTIMES- Akhir bulan Maret 2025, bangsa Indonesia akan menunjukkan kepada dunia sebagai bangsa yang memiliki persatuan kesatuan yang kuat dengan beragam perbedaan dan aneka warna yang menghiasinya.

Moderasi beragama masyarakat akan bisa dilihat dengan suburnya sikap toleran dan menghargai perbedaan keyakinan dan budaya yang tumbuh dan berkembang sejak dahulu sampai saat ini.

Baca Juga : Prioritaskan Perbaikan Jalan di Kabupaten Kediri, Ini Instruksi Mas Dhito ke Dinas PUPR

Umat Hindu akan menjalankan rangkaian acara ritual agama dan yang terpenting adalah merayakan Hari Nyepi yang dirayakan setiap Tahun Baru Saka yang tahun ini jatuh pada 29 Maret 2025.

Dalam waktu yang tidak terlalu lama, umat Islam akan merayakan Idul Fitri atau Lebaran yang diperkirakan akan jatuh pada 30 atau 31 Maret 2025.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, sebagai bangsa yang Berbineka Tunggal Ika, dengan toleransi beragama yang sudah terbangun selama ini masyarakat diharapkan bisa saling menjaga dan menghargai perbedaan sebagai umat beragama.

"Dahulu pernah terjadi Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi berdekatan dan tidak ada masalah. Umat Islam silahkan merayakan Idul Fitri dan Umat Hindu merayakan Hari Raya Nyepi yang penting saling menjaga dan menghormati sesama umat beragama," ujar Michael pada Selasa (10/3/2025).

Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi itu menuturkan bagi masyarakat yang ingin liburan ke Bali disarankan untuk berangkat setelah hari Raya Nyepi.

Demikian pula bagi umat Islam maupun warga yang ingin mudik Lebaran ke Jawa diharapkan tidak melakukan perjalanan pas Hari Raya Nyepi karena pelabuhan penyeberangan Ketapang - Gilimanuk akan tutup selama 24 jam.

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, menghimbau masyarakat agar masyarakat bisa mudik lebih awal untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas akibat Lebaran yang berdekatan dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Juga : Tiket Mudik Gratis Jalur Laut di Jatim Diperjualbelikan Secara Online oleh Oknum?

“Tahun Ini Idul Fitri dan Nyepi berdekatan. Hal ini tentu berdampak pada arus mudik di penyeberangan Gilimanuk–Ketapang. Kami sarankan pemudik berangkat lebih awal jika memungkinkan,” ujar Ipuk kepada wartawan.

Sebagai langkah antisipasi Pemkab Banyuwangi menyiapkan empat buffer zone, yaitu; lahan parkir ASDP di Desa Bulusan, Terminal Sritanjung dan Gand Watu Dodol  (GWD). Apabila tiga lokasi tersebut tidak mencukupi pemudik akan diarahkan ke lapangan Desa Bangsring Kecamatan Wongsorejo.

Pemkab juga menyiapkan petugas dan tenaga kesehatan yang siap untuk memberikan bantuan kepada para pemudik.

“Tempat peristirahatan ini bisa digunakan untuk istirahat dan memulihkan tenaga. Pemudik diimbau menjaga stamina dan kesehatan selama perjalanan,” imbuh Ipuk.

 


Topik

Serba Serbi, DPRD Banyuwangi, Idul Fitri, Nyepi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette