Angkutan Pelajar Mulai Jalan, Para Driver Berharap Masa Suram Angkot Berakhir

Reporter

Riski Wijaya

Editor

Dede Nana

31 - Aug - 2026, 07:11

Sederet armada angkot yang digunakan sebagai angkutan pelajar gratis.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).


JATIMTIMES - Program angkutan pelajar gratis di Kota Malang mulai bergulir sejak Senin (31/8/2026). Bagi sopir angkot, program tersebut menjadi harapan untuk kembali mendongkrak pendapatan yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satunya diungkapkan oleh Saiful, pengemudi angkot jurusan Landungsari-Gadang (LG). Ia turut menyambut positif program tersebut. Ia pun berharap layanan angkutan pelajar gratis bisa berjalan konsisten dan membuat masyarakat kembali terbiasa menggunakan angkot.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Sampaikan Selamat atas Terpilihnya Rais Aam dan Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026–2031

“Harapannya bisa berjalan. Karena angkot selama ini sejak ada ojek online, pendapatan sopir angkot drastis turun,” kata Saiful, Senin (31/8/2026). 

Menurutnya, kondisi angkot semakin sulit setelah pandemi Covid-19. Dia bahkan menggambarkan kondisi sopir angkot saat ini seperti hidup segan mati tak mau.

“Angkot itu bisa dikatakan hidup segan mati tidak mau. Dibilang anak tiri, memang seperti dianaktirikan,” ujarnya.

Karena itu, Saiful berharap program angkutan pelajar gratis menjadi momentum untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap angkot. Terlebih, pengemudi kini memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pelajar.

“Sekarang kita ibaratnya sudah dibayar. Sudah tahu setiap harinya berapa gaji kita. Jadi kita harus melayani sebaik mungkin,” tuturnya.

Dia ingin para pelajar maupun orang tua nantinya memiliki kesan positif setelah menggunakan angkot gratis. Salah satunya dengan memastikan sopir tidak mengemudi ugal-ugalan.

“Supaya kesannya dari wali murid dan siswa yang naik angkot, ‘Oh, angkot sekarang enak, tidak kebut-kebutan’,” katanya.

Meski demikian, Saiful mengakui pelaksanaan perdana program tersebut masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya, belum semua pelajar memahami rute dan nomor angkot yang harus digunakan.

Menurut dia, armada sebenarnya sudah disiagakan sesuai rute. Namun, sejumlah pelajar masih terlihat kebingungan menentukan angkot yang harus dinaiki.

“Kalau pertama begini memang masih sedikit ruwet. Anak sekolah yang belum tahu mungkin masih bingung,” jelasnya.

Baca Juga : September 2026 Masih Kemarau? Ini Penjelasan BMKG dan Prediksinya

Kondisi itu terlihat dari jumlah penumpang pada hari pertama yang belum merata. Ada angkot yang sudah membawa sejumlah pelajar, tetapi ada pula yang hanya mengangkut sekitar tiga orang.

Saiful optimistis kondisi tersebut akan berubah setelah sekolah kembali memberikan pemahaman kepada siswa. Menurutnya, semakin sering digunakan, pelajar akan semakin terbiasa dengan sistem angkutan pelajar gratis.

“Insyaallah kalau sekolah bisa memberikan pemahaman ke anak-anak, besok penumpangnya sudah mulai ada. Kalau sudah mengerti, nanti anak-anak terbiasa,” ujarnya.

Dalam program ini, angkot hanya beroperasi untuk satu kali perjalanan pagi dan kembali melakukan penjemputan pada sore hari. Setiap perjalanan ditargetkan mengangkut delapan pelajar.

Di sisi lain, Saiful menyebut masih ada sejumlah mekanisme teknis yang belum sepenuhnya diterima pengemudi. Termasuk mengenai potongan atau mekanisme pembayaran melalui koperasi.

Dia mengatakan persoalan tersebut masih menunggu instruksi lebih lanjut dari koperasi. Sebab, proses persiapan program sebelumnya berlangsung cukup mendadak.

“Belum diinstruksikan semua sama koperasi. Kita juga belum tahu. Waktu audit kemarin serba mendadak dari Bank Jatim, kemudian dari Dishub,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa, angkutan pelajar gratis, angkot, kota malang,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette