Tak Cuma Bisnis Properti, Tomoland Salurkan Bantuan untuk Ojol dan Korban Bencana NTT
Reporter
Riski Wijaya
Editor
Dede Nana
28 - Aug - 2026, 06:19
JATIMTIMES - PT Tomoland menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan bagi pengemudi ojek online (ojol) di Kota Malang serta masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan tersebut digelar di Perumahan Graha Agung, Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Graha Agung sendiri merupakan salah satu properti unggulan yang dikembangkan PT Tomoland.
Baca Juga : Gresik Kirim Bantuan Rp250 Juta untuk Korban Gempa NTT
Management Estate Perumahan Graha Agung, Putra, mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen PT Tomoland untuk tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis properti.
“Jadi kita tidak hanya bikin perumahan dan lain sebagainya untuk masalah bisnis. Tetapi untuk masalah sosial juga harus menjadi pelopor,” ujar Putra.

Dalam kegiatan tersebut, PT Tomoland menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana di NTT. Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, seperti beras, sabun, bahan makanan, serta kebutuhan sehari-hari lainnya untuk mendukung proses pemulihan pascabencana.
Selain itu, perhatian juga diberikan kepada para pengemudi ojol di Kota Malang. Sekitar 150 orang perwakilan menerima bantuan berupa sembako dan kupon belanja.
Putra mengatakan pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian karena sebagian besar aktivitas mereka berlangsung di jalanan.

“Mereka berjuang di jalanan. Jadi kita memang harus banyak meluangkan (perhatian) untuk rekan-rekan yang ada di jalanan,” katanya.
Baca Juga : 4 Mahasiswa PSTG UB Teliti Kerentanan Pantai Sipelot Malang Bersama BRIN
Kegiatan tersebut melanjutkan kepedulian sosial yang sebelumnya dilakukan PT Tomoland melalui pemberian santunan kepada anak yatim piatu.
Putra menyebut kegiatan sosial serupa masih berpeluang diperluas ke depan. PT Tomoland juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai instansi maupun pihak lain untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan sosial tidak semestinya berhenti pada satu momentum. Kepedulian tersebut diharapkan menjadi bagian dari keberadaan perusahaan di tengah masyarakat.
