Dua KA Tujuan Malang Terlambat Ratusan Menit, KAI Minta Maaf

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

27 - Aug - 2026, 06:23

Penumpang saat menunggu kereta api tiba di Stasiun Malang. (Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Perjalanan dua kereta api (KA) menuju Stasiun Malang mengalami keterlambatan cukup panjang pada Kamis (27/8/2026). Kondisi tersebut terjadi akibat gangguan operasional di wilayah Daop 6 Yogyakarta, tepatnya pada petak jalan Srowot-Klaten.

Dua perjalanan yang terdampak yakni KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang dan PLB 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang. Keterlambatan paling signifikan dialami KA Malabar yang mencapai hampir lima jam.

Baca Juga : Avengers Endgame: Encore Segera Tayang, Ini Yang Beda dari Film 2019

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan gangguan tersebut membuat perjalanan sejumlah KA harus mengalami penyesuaian. Kemudian KAI melakukan pengaturan perjalanan secara bertahap setelah penanganan di lokasi selesai.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan yang terjadi. Gangguan di wilayah Daop 6 Yogyakarta berdampak pada perjalanan sejumlah KA, sehingga diperlukan pengaturan dan koordinasi untuk memastikan perjalanan tetap berjalan dengan aman,” kata Mahendro.

Berdasarkan pemantauan KAI pada Kamis pagi, KA 68 Malabar tercatat berada di Stasiun Palur pada pukul 06.48 WIB. Kereta tersebut mengalami keterlambatan 297 menit dan diperkirakan tiba di Stasiun Malang pukul 11.49 WIB.

Keterlambatan KA Malabar tersebut merupakan imbas gangguan operasional setelah kereta tertemper truk di JPL 295 pada jalur hulu antara Srowot-Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta.

Sementara itu, PLB 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir-Malang berada di Stasiun Walikukun pada pukul 09.48 WIB. Kereta mengalami keterlambatan 35 menit dan diperkirakan tiba di Stasiun Malang pukul 14.25 WIB.

Mahendro menjelaskan proses evakuasi sarana yang mengalami gangguan di lintas Srowot-Klaten telah selesai. Setelah itu, perjalanan kereta api mulai diatur kembali secara bertahap untuk memulihkan pola operasi.

“Setelah proses evakuasi selesai, petugas terus melakukan pengaturan dan pemantauan perjalanan agar operasional dapat kembali normal secara bertahap. Keselamatan pelanggan, petugas, dan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas,” imbuhnya.

Baca Juga : Vietnam Juara Piala AFF 2026, Kim Sang Sik Ukir Sejarah Usai Taklukkan Thailand

KAI juga memberikan layanan pemulihan atau service recovery kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan. Bentuk kompensasi layanan tersebut diberikan sesuai ketentuan dan disesuaikan dengan durasi keterlambatan, mulai dari minuman, makanan ringan hingga makanan berat.

“Service recovery kami berikan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian KAI kepada pelanggan yang terdampak. Kami memahami keterlambatan, terutama dalam waktu yang cukup panjang, dapat mengganggu rencana perjalanan pelanggan,” jelas Mahendro.

KAI mengimbau pelanggan bahwa estimasi waktu kedatangan kereta masih dapat berubah mengikuti kondisi operasional di lapangan. Informasi terbaru terkait perjalanan dapat diperoleh melalui petugas di stasiun maupun kanal informasi resmi KAI.

“Kami mengapresiasi kesabaran dan pengertian pelanggan selama proses penanganan gangguan. Kami terus berupaya memulihkan perjalanan secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tutup Mahendro.


Topik

Transportasi, Kereta api, KA, kereta api terlambat, KA tujuan Malang, PT KAI,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette