Vilmei Ungkap Dugaan Penggelapan Rp 1,28 Miliar, Uangnya Habis untuk Judi Online

Reporter

Mutmainah J

25 - Aug - 2026, 02:49

Vilmei dan orang tuanya saat menghadapi karyawannya yang diduga melakukan penggelapan dana Rp 1,28 M. (Foto screenshot)


JATIMTIMES - Kabar mengejutkan datang dari kreator konten Vilmei. Ia mengungkap dugaan penggelapan uang yang nilainya mencapai sekitar Rp 1,28 miliar. Dana tersebut diduga diambil secara bertahap dari salah satu akun TikTok miliknya tanpa sepengetahuannya.

Kasus tersebut bermula ketika Vilmei hendak menggunakan saldo dari akun TikTok untuk membayar makanan. Namun, ia justru mendapati uang yang tersisa hanya sekitar Rp 1 juta.

Baca Juga : Maling Motor di Gresik Babak Belur Dihajar Warga, Polisi Ungkap 5 TKP

Kondisi itu membuat Vilmei curiga. Ia kemudian melakukan penelusuran bersama sang ibu hingga akhirnya melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap sejumlah karyawannya.

Dalam konten Instagram terbarunya, Vilmei menyebut kejadian tersebut menjadi pelajaran besar bagi dirinya. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman dari persoalan yang sedang dihadapinya.

"Hari ini aku belajar banyak," ujar Vilmei, dikutip Selasa (25/8/2026).

Dalam pengungkapan tersebut, Vilmei menyebut karyawannya bernama Zahra sebagai pihak yang diduga mengambil uang tersebut.

Menurut pengakuan Zahra kepada Vilmei, tindakan itu dilakukan karena dirinya mendapat tekanan dari sang kekasih. Zahra mengaku diancam akan disebarkan video pribadi mereka apabila tidak memberikan uang yang diminta.

"Dia ancam aku, minta uang terus. Kalau aku gak kasih, video +++ kami mau disebarin," kata Zahra kepada Vilmei.

Zahra juga disebut pernah memarahi kekasihnya ketika kembali meminta uang.

Meski demikian, informasi mengenai dugaan pengambilan uang dan alasan yang disampaikan Zahra tersebut merupakan keterangan yang muncul dalam konten Vilmei. Status hukum dan fakta lengkap mengenai kasus tersebut masih menunggu proses serta keterangan resmi dari pihak berwenang.

Hal lain yang membuat Vilmei kecewa adalah dugaan penggunaan uang tersebut.

Berdasarkan pengakuan yang disampaikan dalam kontennya, dana yang diduga diambil tersebut disebut telah digunakan untuk judi online dan mabuk-mabukan.

Nilai uang yang diduga hilang mencapai sekitar Rp 1,28 miliar. Dana tersebut disebut diambil secara perlahan dari salah satu akun TikTok milik Vilmei.

Kasus ini kemudian menjadi perhatian warganet setelah diunggah ke media sosial. Banyak yang menyoroti bagaimana dugaan pengambilan uang tersebut dapat berlangsung hingga mencapai jumlah besar tanpa diketahui pemilik akun.

Perkembangan terbaru terlihat dari unggahan Vilmei di Instagram. Dalam foto yang dibagikannya, Vilmei bersama karyawannya terlihat mendatangi Polres Metro Bekasi Kota.

Namun, hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti tujuan kedatangan mereka. Belum ada keterangan yang memastikan apakah kedatangan tersebut berkaitan dengan laporan dugaan penggelapan uang atau untuk berkonsultasi dan mencari penyelesaian atas persoalan tersebut.

Karena itu, belum dapat dipastikan bagaimana proses hukum kasus tersebut selanjutnya. Informasi mengenai laporan, penyelidikan maupun langkah hukum lainnya masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian atau pihak terkait.

Seberapa Kaya Vilmei?

Di luar persoalan tersebut, Vilmei dikenal sebagai salah satu kreator konten populer di Indonesia. Kariernya di dunia digital berkembang pesat sejak mulai aktif menjadi konten kreator sekitar 2021.

Popularitasnya di berbagai platform media sosial membuat Vilmei memiliki sejumlah sumber pemasukan. Penghasilan tersebut tidak hanya berasal dari pembuatan konten, tetapi juga kerja sama komersial hingga bisnis yang dibangunnya sendiri.

Pendapatan dari YouTube

Salah satu sumber pemasukan Vilmei berasal dari kanal YouTube. Berdasarkan data statistik Social Blade, kanal YouTube Vilmei memiliki sekitar 24,9 juta subscriber dengan total lebih dari 11 miliar penayangan dan ribuan video yang telah diunggah.

Baca Juga : Efektivitas Pertumbuhan Ekonomi Jatim Dipertanyakan: Kemiskinan Masih Tertinggi, Rasio Gini Naik

Dengan jumlah penonton tersebut, potensi pendapatan dari iklan digital cukup besar.

Social Blade memperkirakan pendapatan bulanan kanal tersebut berada di kisaran US$58 ribu hingga US$929 ribu. Jika dikonversikan secara kasar menggunakan kurs sekitar Rp 16 ribu per dolar AS, angka tersebut setara dengan sekitar Rp 928 juta hingga Rp 14,8 miliar per bulan.

Sementara itu, estimasi pendapatan tahunannya berada di kisaran US$722 ribu hingga US$12 juta. Jika menggunakan kurs yang sama, nilainya sekitar Rp 11,5 miliar hingga Rp 192 miliar per tahun.

Namun, angka tersebut bukan merupakan pendapatan resmi Vilmei. Nilai tersebut merupakan estimasi dari Social Blade berdasarkan statistik kanal YouTube sehingga tidak bisa dijadikan patokan pasti mengenai penghasilan maupun kekayaan bersih Vilmei.

Pendapatan aktual seorang kreator dapat berbeda karena dipengaruhi berbagai faktor, seperti jenis iklan, jumlah tayangan yang menghasilkan pendapatan, pembagian pendapatan platform, pajak, kerja sama komersial, serta biaya operasional.

Penghasilan dari TikTok dan Endorsement

Selain YouTube, TikTok juga menjadi salah satu sumber pemasukan penting bagi Vilmei. Dengan jumlah pengikut yang mencapai puluhan juta, konten yang diunggahnya berpotensi menjangkau jutaan penonton.

Popularitas tersebut sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai merek. Vilmei diketahui aktif menerima endorsement dan paid promote, termasuk untuk produk kecantikan, gaya hidup, dan berbagai kategori lainnya.

Tarif kerja sama seorang kreator dengan jumlah pengikut besar dapat bernilai tinggi, terlebih jika kampanye melibatkan beberapa unggahan atau dilakukan di lebih dari satu platform.

Meski demikian, tidak ada angka resmi yang dapat dijadikan patokan mengenai total pendapatan Vilmei dari endorsement. Besaran tarif biasanya bergantung pada bentuk kerja sama, jumlah konten, platform yang digunakan, durasi kampanye, hingga kesepakatan dengan brand.

Dengan demikian, pemasukan Vilmei tidak hanya bergantung pada satu sumber. Monetisasi media sosial, iklan digital, serta kerja sama dengan brand menjadi bagian dari sumber pendapatannya sebagai kreator konten.

Punya Bisnis Kecantikan dan Parfum

Sumber pemasukan Vilmei juga berasal dari dunia bisnis. Ia diketahui memiliki brand yang bergerak di bidang kecantikan dan perawatan tubuh.

Bisnis tersebut menjadi sumber pemasukan di luar aktivitasnya sebagai influencer. Popularitas Vilmei di media sosial juga menjadi modal penting untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada para pengikut.

Selain bisnis kecantikan, Vilmei juga diketahui mengembangkan usaha di bidang parfum. Ia memiliki lini bisnis yang berkaitan dengan produk parfum.

Beragam sumber pemasukan tersebut menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi Vilmei tidak hanya berasal dari pekerjaan sebagai kreator konten. Ia juga memanfaatkan popularitas di media sosial untuk membangun bisnis dan mengembangkan sejumlah sumber pendapatan.

Meski demikian, belum ada data resmi yang menunjukkan total kekayaan bersih Vilmei. Karena itu, berbagai angka yang beredar, termasuk estimasi pendapatan dari platform statistik, sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai jumlah kekayaan pribadi Vilmei.


Topik

Selebriti, vilmei, penggelapan uang, judi online,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette