HUT RI ke-81, Freeport Tegaskan Komitmen Bangkit dan Tumbuh Bersama Indonesia
Reporter
Syaifuddin Anam
Editor
Nurlayla Ratri
17 - Aug - 2026, 08:26
JATIMTIMES - Semangat “One Freeport: Dari Timur Indonesia, Kita Bangkit Bersama” mewarnai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan PT Freeport Indonesia (PTFI), Senin (17/8/2026).
Upacara pengibaran Bendera Merah Putih digelar serentak di enam lokasi kerja PTFI yang tersebar di Papua Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Upacara utama berlangsung di Lapangan Sepak Bola Tembagapura, Kabupaten Mimika, dengan Presiden Direktur PTFI Tony Wenas sebagai inspektur upacara.
Baca Juga : Pemkab Malang Segera Usulkan Deretan Pejabat ke BKN untuk Isi Jabatan yang Kosong
Upacara juga diikuti karyawan PTFI dari Kuala Kencana, Kantor Perwakilan PTFI di Nabire, Smelter PTFI dan PT Smelting di Gresik, serta kantor PTFI di Jakarta.
Tony mengatakan tema “Bangkit Bersama” menjadi gambaran semangat PTFI menghadapi proses pemulihan operasi tambang bawah tanah. Ia menegaskan kebersamaan, keselamatan, dan ketangguhan menjadi modal utama perusahaan untuk kembali memperkuat kinerja.
“Freeport Indonesia harus mampu bangkit lebih kuat. Dengan semangat kebersamaan, ketangguhan, dan komitmen yang tidak pernah surut terhadap keselamatan, saya yakin kita akan mampu melewati masa ini,” kata Tony.
53 Tahun Tak Pernah Absen
Peringatan HUT RI tahun ini juga menandai 53 tahun PTFI rutin menggelar upacara pengibaran Merah Putih sejak perusahaan mulai beroperasi pada 1973.
Tony menyebut keberagaman lebih dari 30.000 karyawan PTFI dari berbagai daerah, suku, agama, dan budaya sebagai kekuatan perusahaan.
“Keberagaman ini adalah kekuatan kita. Walau diuji berkali-kali, kita tidak tercerai berai, bahkan semakin erat bersatu sebagai satu keluarga besar, One Freeport,” ujarnya.
Produksi Ditargetkan Pulih 65 Persen
Di tengah pemulihan operasi, PTFI menargetkan kapasitas produksi mencapai sekitar 65 persen pada akhir semester kedua 2026. Target produksi tahun ini mencapai sekitar 800 juta pound tembaga dan 700 ribu ounce emas.
Kapasitas produksi ditargetkan naik menjadi sekitar 75 persen pada pertengahan 2027, kemudian secara bertahap kembali mendekati kapasitas penuh pada akhir 2027.
Baca Juga : Kakanwil Kemenag Jatim Pimpin Doa HUT ke-81 RI di Grahadi, Serukan Empati untuk Korban Bencana
Pemulihan produksi juga diharapkan kembali meningkatkan kontribusi PTFI kepada negara.
Sepanjang 2025, PTFI mencatat kontribusi kepada negara mencapai Rp75 triliun, termasuk sekitar Rp13 triliun untuk Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, dan kabupaten lainnya di Papua Tengah.
“Ketika kita mencapai kapasitas produksi 100 persen, kontribusi PTFI bagi negara akan mencapai lebih dari Rp100 triliun per tahun,” tegas Tony.
PTFI juga menegaskan nilai SINCERE, yakni Safety, Integrity, Commitment, Respect, dan Excellence, sebagai landasan perusahaan dalam menjalankan operasional.
Menutup peringatan HUT ke-81 RI, Tony menyerukan semangat kebangkitan dari tanah Papua. "Dari Timur Indonesia, dari tanah Papua untuk Indonesia, Freeport Bangkit," pungkasnya.
