Kalender Jawa Weton Sabtu Pahing 8 Agustus 2026: Kendalikan Emosi

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

Dede Nana

08 - Aug - 2026, 07:25

Potret berteriak ilustrasi meluapkan emosi. (Foto: Shutterstock)


JATIMTIMES - Sabtu (8 Agustus 2026) bertepatan dengan pasaran Pahing dalam penanggalan Jawa. Berdasarkan kalender Jawa, hari ini jatuh pada 25 Sapar 1960 tahun Be dan berada dalam Wuku Marakèh. Weton hari ini adalah Sabtu Pahing dengan jumlah neptu 18 (Sabtu = 9, Pahing = 9).

Dalam tradisi masyarakat Jawa, weton dipercaya dapat menggambarkan watak, rezeki, pekerjaan, jodoh hingga perjalanan hidup seseorang. Primbon Jawa juga masih menjadi rujukan sebagian masyarakat untuk melihat karakter seseorang berdasarkan hari dan pasaran kelahirannya.

Baca Juga : Komplotan Polres Malang Ringkus Komplotan Pencuri Baterai Tower, Beraksi di 17 TKP

Orang yang lahir pada weton Sabtu Pahing dikenal memiliki banyak kemampuan atau multitalenta. Sosoknya cenderung berwibawa, berpengaruh dan disegani oleh orang di sekitarnya.

Namun, di balik kelebihan tersebut terdapat sifat yang perlu dikendalikan. Pemilik weton Sabtu Pahing dikenal mudah terkejut dan dapat menunjukkan emosi yang cukup kuat dalam kondisi tertentu.

Menurut primbon Jawa, Pangarasan weton Sabtu Pahing adalah Lakuning Geni. Istilah ini menggambarkan karakter seperti api, yakni memiliki kecenderungan temperamental, emosional, mudah marah dan cepat naik pitam. Meski begitu, kemarahan tersebut bisa cepat dikendalikan. 

Pemilik weton ini juga memiliki keberanian yang cukup kuat sehingga tidak mudah mundur ketika menghadapi persoalan.

Sementara itu, Pancasuda Sabtu Pahing adalah Satriya Wibawa. Maknanya berkaitan dengan kewibawaan dan keluhuran. Weton ini dipercaya memiliki potensi mendapatkan penghormatan serta kedudukan yang membuatnya disegani.

Tanggal 8 Agustus 2026 berada dalam Wuku Marakèh. Wuku ini dilambangkan dengan Bathara Surènggana.

Menurut gambaran dalam primbon, Wuku Marakèh memiliki karakter menerima segala sesuatu yang telah ditakdirkan. Gedhongnya dipanggul yang menggambarkan sifat memperlihatkan karunia atau pemberian yang diterima.

Pohon yang menjadi simbol Wuku Marakèh adalah trengguli. Simbol ini menggambarkan pribadi yang kurang menyukai keramaian kota dan memiliki pola pikir yang agak berbeda dibandingkan orang di sekitarnya.

Sementara itu, umbul-umbulnya digambarkan dalam posisi terbalik. Maknanya, keberuntungan berada cukup dekat.

Wuku Marakèh juga memiliki gambaran seperti bunga setaman yang dirahasiakan. Wataknya cenderung agak pelit, tetapi memiliki tutur kata yang manis.

Baca Juga : Janji Nikah Malah Tilap Uang Transferan dari Hongkong Rp 622 Juta, Pria Ini Masuk Bui

Dalam primbon, ada pula gambaran bahwa masukan atau pemikiran yang baik terkadang justru dapat membawa seseorang ke arah yang kurang tepat.

Lambang Wuku Marakèh adalah bunga yang layu. Watak yang dikaitkan dengan lambang tersebut adalah sering mengalami kesialan atau kesusahan. Bahkan rentan ada celaka yang berkaitan dengan air.

Selain itu, Kala berada di arah Barat Laut. Karena itu, selama tujuh hari dalam Wuku Marakèh, primbon menyarankan agar tidak bepergian jauh ke arah Barat Laut untuk urusan penting.

Khusus Sabtu Pahing dalam Wuku Marakèh, primbon memberikan pertanda yang cukup baik untuk perjalanan.

Hari Sabtu Pahing pada wuku ini baik digunakan untuk bepergian jauh. Perjalanan dipercaya dapat berlangsung dengan selamat sampai tujuan.

Dalam urusan pekerjaan, Sabtu Pahing dinilai cocok menekuni bidang yang membutuhkan kemampuan memimpin, keberanian dan tanggung jawab. Beberapa profesi yang dianggap sesuai antara lain pemimpin, pengusaha dan pengajar.

Dalam urusan asmara, perhitungan primbon Jawa juga menggunakan jumlah neptu sebagai salah satu pertimbangan. Pemilik weton Sabtu Pahing dianggap paling ideal dengan orang dengan jumlah neptu 11 atau 16. Seperti weton Kamis Pon, Jumat Kliwon, Rabu Pahing dan Selasa Kliwon.


Topik

Serba Serbi, weton, kalender jawa, primbon jawa, sabtu pahing,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette