Gunakan Slogan Tanpa Mahar, Relawan Baret Rescue Jember Lakukan Misi Sosial di Tengah Keterbatasan Fiskal

05 - Aug - 2026, 09:19

Ambulan Baret Rescue, saat mengantar korban laka lantas di Kaliwates


JATIMTIMES – Relawan Baret Rescue, sebuah tim yang memiliki misi sosial tinggi, mulai dari santunan anak yatim piatu, kebencanaan, hingga layanan kesehatan seperti menyiapkan mobil ambulan, baik dari rumah pasien ke rumah sakit, maupun dari rumah sakit ke rumah pasien, yang semuanya gratis alias tanpa mahar.

David Handoko Seto, Ketua Baret Rescue Jember menyatakan, bahwa untuk layanan mobil ambulan, pihaknya sama sekali tidak memungut biaya, semuanya gratis, selama rute yang ditempuh masih di dalam wilayah Kabupaten Jember.

Baca Juga : Agustusan Bukan Ajang Adu Keras Sound, Budayawan Malang Soroti Pergeseran Makna Karnaval

“Kami menyiapkan 4 armada ambulan gratis tanpa mahar untuk masyasrakat, selama rute ambulan masih didalam wilayah Kabupaten Jember, kami tidak meminta biaya atau imbalan, baik itu dari rumah pasien ke rumah sakit, maupun dari rumah sakit ke rumah pasien, semuanya gratis,” ujar David Handoko Seto.

Pria yang juga politisi Nasdem dan ketua Fraksi di DPRD Jember ini menambahkan, meski demikian, pihaknya tidak jarang, melayani layanan ambulan mengantar jenazah ke luar kota Jember, seperti ke Banyuwangi, Bondowoso, Madura, Surabaya maupun kota lainnya.

“Kalau mengantar ke luar Jember, kami hanya mengenakan biaya BBM, dan tambahan untuk beli konsumsi drivernya, tergantung jauhnya rute, biasanya kalau arah Surabaya, Malang atau Madura, kami memberi tambahan biaya masuk tol,” jelasnya.

Saat ditanya apakah akan berniat menambah armada ambulan?, mengingat wilayah Jember yang cukup luas, namun hanya ada 4 armada ambulan, David menyatakan, hal ini masih akan dipikirkan, sebab untuk biaya BBM ambulan dan juga perawatan, membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Ada keinginan untuk menambah armada, cuma sementara masih belum, soalnya untuk 4 armada ini saja, perhari rata-rata kami harus menyiapkan dana operasioanl, tiap armadanya kisaran Rp. 200 sampai 300 ribu,” jelasnya.

Baca Juga : Musibah KM Mutiara Sentosa 2, Ketua Komisi D DPRD Jatim Minta Hasil Investigasi Diungkap Objektif

Nugraha salah satu Driver ambulan Relawan Baret Rescue, ditemui di sela-sela kegiatannya menjemput pasien yang mengalami laka lantas menyatakan, bahwa dirinya hanya ingin memberi manfaat untuk masyarakat, soal rezeki, sudah diatur oleh Sang Pencipta.

“Kami hanya ingin berbuat yang terbaik dan memberi manfaat untuk masyarakat luas, terutama di Jember, tidak ada yang lain, kalau soal rezeki sudah ada yang ngatur, ya kadang-kadang oleh keluarga pasien di belikan rokok, meski kami juga kadang menolak, ketika melihat rumah pasiean tergolong tidak mampu,” ujarnya.

Dirinya selama ini selalu standby di wilayah Jember selatan dan barat, dan tidak jarang juga standby di sekitar rumah sakit seperti di RSUD dr. Soebandi, maupun RSD Balung. “Biasanya saya standbya di sekitar Jember selatan dan barat, tapi kalau mengantar pasien rujukan atau opname di Patrang (RSUD. dr. Soebandi, red), kami tidak langsung pulang, tapi menunggu ada panggilan yang membutuhkan, kadang ya membantu backup relawan wilayah kota,” pungkasnya. (*)


Topik

Kesehatan, Relawan, Baret Rescue, Jember, Misi Sosial,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette