Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026 Lengkap dengan Niat Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh

Reporter

Mutmainah J

01 - Aug - 2026, 05:55

Ilustrasi puasa. (Foto: iStock)


JATIMTIMES - Memasuki Agustus 2026, umat Islam dapat memanfaatkan awal bulan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya dengan menjalankan puasa sunah. Selama bulan ini terdapat sejumlah jadwal puasa yang bisa diamalkan, mulai dari puasa Senin-Kamis hingga puasa Ayyamul Bidh yang dikerjakan pada pertengahan bulan Hijriah.

Mengetahui jadwal puasa sejak awal menjadi penting agar umat Islam dapat mengatur aktivitas sekaligus mempersiapkan ibadah dengan lebih baik. Selain tanggal pelaksanaannya, bacaan niat dan keutamaan masing-masing puasa juga menjadi informasi yang banyak dicari menjelang pelaksanaannya.

Baca Juga : Update Harga BBM Mulai 1 Agustus 2026: Pertamax Turun 

Berdasarkan Kalender Islam 1448 Hijriah, sepanjang Agustus 2026 terdapat sembilan kali puasa Senin-Kamis dan tiga hari puasa Ayyamul Bidh. Berikut jadwal lengkapnya yang dirangkum dari Rumah Zakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Kalender Islam 1448 Hijriah.

Jadwal Puasa Sunah Agustus 2026

Puasa sunah merupakan ibadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Meski tidak wajib, amalan ini memiliki banyak keutamaan, mulai dari menyempurnakan kekurangan ibadah wajib hingga menjadi salah satu amalan yang dicintai Allah SWT.

Jadwal Puasa Senin-Kamis Agustus 2026

• Senin, 3 Agustus 2026

• Kamis, 6 Agustus 2026

• Senin, 10 Agustus 2026

• Kamis, 13 Agustus 2026

• Senin, 17 Agustus 2026

• Kamis, 20 Agustus 2026

• Senin, 24 Agustus 2026

• Kamis, 27 Agustus 2026

• Senin, 31 Agustus 2026

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Agustus 2026

• Rabu, 26 Agustus 2026 (13 Rabiul Awal 1448 H)

• Kamis, 27 Agustus 2026 (14 Rabiul Awal 1448 H)

• Jumat, 28 Agustus 2026 (15 Rabiul Awal 1448 H)

Catatan: Tanggal 27 Agustus 2026 bertepatan dengan hari Kamis sekaligus 14 Rabiul Awal 1448 Hijriah, sehingga umat Islam dapat menggabungkan niat puasa Kamis dengan puasa Ayyamul Bidh pada hari tersebut.

Bacaan Niat Puasa Sunah

Setelah mengetahui jadwalnya, umat Islam juga dianjurkan membaca niat sebelum melaksanakan puasa sunah. Niat dapat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum terbit fajar. Menurut sebagian ulama, puasa sunah juga tetap sah apabila niat dilakukan pada pagi hari selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Niat Puasa Senin

Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْاِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya

"Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Kamis

Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيْسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma yaumal khamiisi sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya

"Aku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma ayyaamil biidhi sunnatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya

"Aku berniat puasa sunah Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."

Keutamaan Puasa Senin dan Kamis

Puasa Senin dan Kamis merupakan amalan yang rutin dikerjakan Rasulullah SAW. Dalam sejumlah hadis dijelaskan bahwa kedua hari tersebut memiliki keistimewaan tersendiri sehingga dianjurkan untuk diisi dengan ibadah puasa.

1. Amal diangkat kepada Allah SWT

Rasulullah SAW bersabda bahwa amalan manusia diperlihatkan kepada Allah SWT pada hari Senin dan Kamis. Karena itu, beliau senang apabila amalnya diangkat dalam keadaan sedang berpuasa.

Baca Juga : 6 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Agustus 2026, Awal Bulan Dipenuhi Peluang Rezeki dan Karier

2. Mengikuti sunah Rasulullah SAW

Menjalankan puasa Senin dan Kamis merupakan salah satu bentuk meneladani kebiasaan Rasulullah SAW yang dilakukan secara rutin.

3. Pintu surga dibuka dan ampunan Allah diberikan

Dalam hadis riwayat Muslim dijelaskan bahwa pada hari Senin dan Kamis pintu-pintu surga dibuka. Allah SWT mengampuni hamba-Nya yang tidak menyekutukan-Nya, kecuali mereka yang masih saling bermusuhan.

4. Hari yang memiliki nilai istimewa

Hari Senin merupakan hari kelahiran Rasulullah SAW sekaligus hari pertama beliau menerima wahyu. Karena itu, beliau memperbanyak ibadah puasa pada hari tersebut.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Selain puasa Senin-Kamis, Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam untuk berpuasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah atau yang dikenal sebagai puasa Ayyamul Bidh.

1. Pahalanya seperti berpuasa sepanjang tahun

Dalam hadis dijelaskan bahwa puasa tiga hari setiap bulan memiliki pahala seperti berpuasa sepanjang tahun karena setiap amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.

2. Menjadi amalan sunah yang dianjurkan setiap bulan

Puasa Ayyamul Bidh merupakan ibadah sunah yang dianjurkan untuk diamalkan secara rutin sebagai bentuk menjaga kedekatan dengan Allah SWT.

3. Melatih kesabaran dan meningkatkan ketakwaan

Selain memperoleh pahala, puasa Ayyamul Bidh juga menjadi sarana melatih pengendalian diri, kesabaran, kedisiplinan, serta membiasakan diri memperbanyak amal saleh.

Dengan mengetahui jadwal puasa sunah Agustus 2026 sejak awal bulan, umat Islam dapat lebih mudah menyusun agenda ibadah dan menyiapkan diri untuk mengamalkannya secara istiqamah. Meski demikian, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh sebaiknya tetap mengacu pada penetapan kalender Hijriah yang berlaku di wilayah masing-masing apabila terdapat perbedaan rukyat maupun hisab.


Topik

Agama, puasa senin kamis, puasa sunah agustus,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette