Viral Campuran Sabun, Pasta Gigi, dan Baking Soda untuk Bersihka Toilet, Benarkah Efektif?
Reporter
Irsya Richa
Editor
Yunan Helmy
28 - Jul - 2026, 06:38
JATIMTIMES - Belakangan ini beredar berbagai video di media sosial yang memperlihatkan cara membuat DIY (do it yourself) toilet cleaner dengan mencampurkan sabun, pasta gigi, dan baking soda. Benda itu dibungkus menggunakan aluminium foil yang telah dilubangi sebelum dimasukkan ke dalam tangki toilet.
Banyak warganet percaya campuran tersebut mampu membuat kloset lebih bersih, harum, bahkan air yang keluar saat flush berubah menjadi biru sehingga terlihat lebih jernih. Skincare expert dr Yessica Tania menjelaskan campuran bahan-bahan tersebut memang memiliki efek tertentu, tetapi tidak bisa disamakan dengan cairan pembersih toilet yang diformulasikan secara khusus.
Baca Juga : 2 Negara dengan Program Makan Bergizi Gratis Terbaik di Dunia, Jadi Kunci Pendidikan Berkualitas
“Kalau dilihat dari sisi sains, ide ini memang cukup kreatif. Sabun dapat menghasilkan busa yang membantu mengangkat kotoran ringan, sementara baking soda bisa membantu mengurangi bau. Tetapi pasta gigi bukan berfungsi membersihkan toilet,” kata dokter Zie, sapaan akrabnya.
Keberadaan pasta gigi lebih memberikan efek visual dibandingkan fungsi kebersihan. Warna biru yang dihasilkan saat air disiram sering membuat toilet terlihat lebih bersih, padahal kondisi higienisnya belum tentu berubah.
“Banyak orang mengasosiasikan air yang berwarna biru dengan kondisi yang lebih bersih. Padahal itu hanya efek visual. Warna air bukan indikator bahwa toilet sudah bebas dari kuman ataupun kerak,” jelasnya.
Dokter Zie menegaskan, campuran sabun, pasta gigi, dan baking soda tidak dapat menggantikan fungsi produk pembersih toilet yang memang dirancang untuk menghilangkan kerak, membersihkan biofilm, serta membantu mengurangi mikroorganisme penyebab bau maupun penyakit.
“DIY seperti ini lebih cocok jika tujuannya sekadar membuat toilet terasa lebih wangi atau airnya terlihat lebih menarik. Namun untuk membersihkan toilet secara menyeluruh, tetap diperlukan toilet cleaner yang memang diformulasikan khusus,” tambah dokter Zie.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang masih menggunakan septic tank agar tidak terlalu sering memasukkan sabun atau bahan kimia ke dalam tangki flush. Sebab, septic tank bekerja dengan bantuan bakteri untuk menguraikan limbah.
Baca Juga : Fakta-Fakta Tewasnya Maling Ayam di Bali: Korban Residivis hingga Tangisan Anaknya saat Pemakaman Viral
“Memang penggunaan sabun dalam jumlah kecil tidak langsung merusak sistemnya. Tetapi jika dilakukan terus-menerus dan rutin, itu bukan pilihan yang ideal karena berpotensi mengganggu keseimbangan bakteri di dalam septic tank,” terangnya.
Karena itu, dokter Zie mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada klaim yang beredar di media sosial tanpa memahami fungsi masing-masing bahan. Perlu dibedakan antara toilet yang terlihat bersih dengan toilet yang benar-benar bersih secara higienis.
“Jika tujuan utamanya menjaga kebersihan dan kesehatan, gunakan produk yang memang dirancang untuk membersihkan toilet secara efektif sesuai petunjuk pemakaian,” tutupnya.
