2 Negara dengan Program Makan Bergizi Gratis Terbaik di Dunia, Jadi Kunci Pendidikan Berkualitas

28 - Jul - 2026, 09:20

Ilustrasi MBG. (Foto: iStock)


JATIMTIMES - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu kebijakan yang kini banyak mendapat perhatian karena diyakini mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan mendukung proses belajar anak. Namun, konsep serupa sejatinya bukan hal baru. Sejumlah negara telah menerapkannya selama puluhan bahkan lebih dari satu abad.

Di antara negara-negara tersebut, Jepang dan Finlandia kerap menjadi sorotan. Selain memiliki program makan siang sekolah yang telah berjalan lama, kedua negara ini juga dikenal memiliki sistem pendidikan terbaik di dunia. Program makan bergizi di sekolah bahkan menjadi bagian penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat, karakter, hingga prestasi akademik siswa.

Baca Juga : Model Perlindungan Anak PMI Gresik Diapresiasi Nasional, Bupati Yani Terima Penghargaan Kepala Daerah Inspiratif

Lantas, seperti apa penerapan program makan siang sekolah di Jepang dan Finlandia? Berikut ulasannya.

1. Jepang, Program Makan Siang Sekolah Dimulai Sejak 1889

Jepang termasuk negara yang memiliki salah satu program makan siang sekolah terbaik di dunia. Mengutip Business Insider, program tersebut tidak hanya memastikan siswa memperoleh makanan bergizi, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama.

Program yang dikenal sebagai kyūshoku ini pertama kali diperkenalkan pada 1889. Meski sempat terhenti akibat Perang Dunia II, pemerintah Jepang kembali menghidupkannya setelah perang usai dengan menghadirkan menu utama berupa susu dan ikan.

Menurut Times of India, kedua jenis makanan tersebut dipilih karena mengandung protein, vitamin D, dan vitamin B12 yang penting untuk mendukung pertumbuhan anak. Seiring waktu, menu makan siang sekolah di Jepang berkembang menjadi lebih beragam, umumnya terdiri atas nasi, ikan, sayuran, dan sesekali daging sapi.

Yang menarik, makan siang di sekolah Jepang tidak disajikan oleh petugas kantin. Para siswa secara bergiliran bertugas membagikan makanan kepada teman-temannya, memastikan setiap orang mendapatkan porsi yang sama, hingga membersihkan peralatan makan setelah selesai.

Melalui kebiasaan tersebut, siswa tidak hanya belajar mengenai pentingnya makanan bergizi, tetapi juga diajarkan rasa tanggung jawab, disiplin, kebersihan, dan saling menghargai.

Mengutip World Population Review, pemerintah daerah di Jepang menanggung biaya operasional program makan siang sekolah, sedangkan orang tua membayar biaya bahan makanan setiap bulan. Untuk keluarga kurang mampu, tersedia bantuan berupa potongan biaya hingga makan siang gratis.

Sistem inilah yang dinilai menjadi salah satu pendukung keberhasilan pendidikan Jepang, karena pembelajaran tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter sejak dini.

2. Finlandia, Pelopor Makan Siang Gratis bagi Seluruh Siswa

Selain Jepang, Finlandia juga dikenal sebagai negara yang memiliki sistem pendidikan unggul sekaligus program makan siang sekolah yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Baca Juga : Beli Kulkas Sharp Online Original Hanya Di Blibli Mendatangkan Banyak Keuntungan

Berdasarkan World Population Review, Finlandia mulai menerapkan program makan siang gratis secara nasional pada 1948 melalui Undang-Undang Pendidikan Dasar. Aturan tersebut mewajibkan setiap siswa pendidikan dasar memperoleh makanan yang bergizi, seimbang, serta disediakan setiap hari sekolah.

Bahkan sebelum kebijakan nasional diberlakukan, beberapa kota di Finlandia telah lebih dulu menyediakan makan siang gratis bagi siswa kurang mampu. Salah satunya adalah Kota Kuopio yang mulai menjalankan program tersebut sejak 1902.

Menu makan siang di Finlandia disusun berdasarkan pedoman gizi nasional. Setengah piring diisi sayuran segar maupun matang, seperempat piring berisi kentang, nasi, atau pasta, sedangkan seperempat sisanya terdiri atas ikan, daging, atau sumber protein nabati seperti kacang-kacangan. Menu tersebut biasanya dilengkapi susu rendah lemak atau produk susu fermentasi serta buah sebagai hidangan penutup.

Program ini menjadi bagian dari filosofi pendidikan Finlandia yang mengutamakan kesejahteraan peserta didik. Dengan kebutuhan gizi yang terpenuhi, siswa diharapkan dapat belajar lebih optimal di sekolah.

Tak hanya itu, Finlandia juga dikenal memiliki sistem pendidikan yang minim tekanan. Negara ini tidak menerapkan ujian nasional wajib, menyediakan pendidikan publik secara gratis, memiliki capaian akademik yang tinggi, serta mewajibkan guru memiliki kualifikasi minimal gelar magister.

Keberhasilan Jepang dan Finlandia menunjukkan bahwa program makan bergizi di sekolah bukan sekadar menyediakan makanan bagi siswa. Lebih dari itu, program tersebut menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kesehatan, pendidikan, dan pembentukan karakter sejak usia dini.


Topik

Serba Serbi, Makan Bergizi Gratis, MBG, MBG Terbaik,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette