Melantai di Bursa Saham, Direktur PT RANS Mengundurkan Diri
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
A Yahya
25 - Jul - 2026, 03:51
JATIMTIMES - PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) menjadi sorotan setelah pengumuman pengunduran diri salah satu direkturnya, Grandy Prajayakti. Keputusan itu disampaikan hanya sekitar dua pekan setelah emiten milik Raffi Ahmad tersebut resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan keterbukaan informasi kepada BEI, Sabtu (25/7/2026), perseroan telah menerima surat pengunduran diri Grandy Prajayakti pada 22 Juli 2026. "Pengunduran diri tersebut disampaikan atas alasan pribadi," ujar Direktur Keuangan RANS, Rumunggu Yokonapita, dalam keterbukaan informasi.
Baca Juga : Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Perseroan menyatakan akan mengajukan permohonan tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memperoleh persetujuan para pemegang saham sesuai ketentuan yang berlaku.
Pengunduran diri Grandy cukup menyita perhatian karena RANS baru melantai di Bursa Efek Indonesia pada 10 Juli 2026.
Sebelumnya, perusahaan melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) pada 2-8 Juli 2026 dengan melepas 2,52 miliar saham atau sekitar 20,02% modal ditempatkan dan disetor penuh.
Harga penawaran ditetapkan Rp135 per saham sehingga perseroan menghimpun dana sekitar Rp429,25 miliar dari aksi korporasi tersebut.
Sejak resmi diperdagangkan di BEI, pergerakan saham RANS masih berfluktuasi. Dalam periode 10 hingga 24 Juli 2026, saham RANS tercatat hanya menguat pada empat sesi perdagangan, sedangkan tujuh sesi lainnya ditutup melemah.
Pada penutupan perdagangan Jumat (24/7/2026), saham RANS turun 6,96% ke level Rp214 per saham.
Profil Singkat Grandy Prajayakti
Mengacu pada laman resmi perseroan, Grandy Prajayakti merupakan warga negara Indonesia yang lahir pada 1981. Ia menjabat sebagai Direktur RANS berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.
Baca Juga : Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Febrie Adriansyah
Lulusan Teknik Sipil Universitas Pelita Harapan tersebut memiliki pengalaman lebih dari dua dekade di bidang pemasaran, pengembangan bisnis, manajemen operasional, hingga industri media dan hiburan digital.
RANS Siapkan Limited Review Laporan Keuangan
Di tengah proses pergantian jajaran direksi, RANS juga mengumumkan rencana melakukan penelaahan terbatas (limited review) terhadap laporan keuangan interim yang berakhir pada 30 Juni 2026.
Penelaahan tersebut akan dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja, Pradhono & Chandra.
"Adapun tujuan pelaksanaan penelaahan terbatas sesuai dengan pertimbangan dari manajemen perseroan untuk meningkatkan kualitas pengawasan atas laporan keuangan perseroan," kata Rumunggu.
Perseroan menjelaskan hasil penelaahan terbatas nantinya akan disampaikan sesuai batas waktu yang diatur dalam ketentuan pasar modal yang berlaku.
