Jembatan Garuda Magetan Rampung, Pangkas Jarak Tempuh Antar Kecamatan hingga 10 Km

14 - Jul - 2026, 05:01

Kondisi Jembatan Ngaglik terkini


JATIMTIMES – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Ngaglik, Kecamatan Parang, Kabupaten Magetan, kini resmi rampung dan berdiri kokoh. Infrastruktur baru ini menggantikan konstruksi jembatan kayu lapuk yang selama bertahun-tahun dinilai membahayakan keselamatan warga setempat saat melintas.

Sebelumnya, jembatan penghubung darurat dari papan kayu tersebut sempat nyaris memakan korban jiwa. Seorang warga dilaporkan hampir jatuh ke dasar sungai akibat kondisi kayu yang licin dan rapuk.

Baca Juga : Dinkes Kota Batu Tekan Stunting Lewat Intervensi Gizi dan Layanan ILP, Posyandu di Sisir Capai Zero Kasus

"Waktu itu ada salah satu warga kami, ibu-ibu, yang melintas sambil membawa keranjang. Beliau terpeleset karena papan pijakannya sudah lapuk. Beruntung, keranjangnya tersangkut di papan sehingga tubuhnya tertahan dan warga bisa segera menolongnya," ujar Kepala Desa Ngaglik, Parno, di lokasi Jembatan Garuda, Selasa (14/7/2026).

Parno menambahkan, warga desa sebenarnya sering melakukan perbaikan secara swadaya. Namun, upaya tambal sulam tersebut tidak bertahan lama karena usia konstruksi jembatan yang memang sudah tua.

Kini, berkat kolaborasi antara TNI Angkatan Darat, masyarakat, dan dukungan dari pemkab magetan, jembatan tersebut telah dibangun secara permanen dan aman untuk dilalui kendaraan.

Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto menjelaskan bahwa proyek ini menjadi prioritas karena letak geografisnya yang sangat krusial bagi mobilitas masyarakat di wilayah selatan Magetan.

"Jembatan Garuda di Desa Ngaglik ini menghubungkan dua wilayah penting, yakni Kecamatan Parang dan Kecamatan Ngariboyo," kata Kolonel Untoro.

Selain faktor keselamatan, jembatan baru ini juga memangkas rute perjalanan masyarakat secara signifikan menuju pusat kota Kabupaten Magetan.

"Jembatan ini memangkas jarak tempuh warga menjadi sekitar 4 kilometer, dibandingkan harus memutar melalui jalur alternatif lain sejauh 14 kilometer. Ini sangat signifikan, terlebih sekarang jembatan sudah bisa diakses baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat," imbuhnya.

Baca Juga : Pertanggungjawaban APBD 2025 Disetujui, DPRD Kota Batu Desak Digitalisasi QRIS untuk Cegah Kebocoran PAD

Infrastruktur ini diharapkan dapat memperlancar berbagai sektor kehidupan masyarakat, mulai dari akses pendidikan anak sekolah, jalur distribusi pertanian dan peternakan, hingga akses ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Mewakili warga Desa Ngaglik, Kades Parno menyampaikan rasa terima kasihnya atas realisasi pembangunan jembatan ini.

Melalui pembangunan Jembatan Garuda ini, Pemkab Magetan bersama jajaran TNI berharap roda perekonomian di Kecamatan Parang dan Ngariboyo dapat berputar lebih cepat.

Akses jalan yang kini mumpuni diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas harian, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Magetan.


Topik

Transportasi, Jembatan Garuda, Magetan, Pemkab Magetan, Antar Kecamatan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette