Hari Pertama Masuk Sekolah, Ayah Diajak Antar Anak di Kota Batu

11 - Jul - 2026, 04:01

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto saat menyapa siswa di Kota Batu. (Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Libur panjang sekolah segera berakhir. Senin (13/7/2026), ribuan pelajar di Kota Batu akan kembali memulai aktivitas belajar di tahun ajaran baru. Menyambut momentum tersebut, Pemkot Batu mengajak para ayah untuk mengambil peran lebih besar dalam kehidupan pendidikan anak melalui Gerakan SEBAYA (Sekolah Bersama Ayah).

Gerakan yang menjadi bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) itu mengajak para ayah mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk. Hal ini sebagai bentuk dukungan emosional sekaligus penguatan ikatan keluarga.

Baca Juga : Karnaval Mojorejo Digelar, Polisi Sarankan Pengendara Lewati Jalur Alternatif ke Kota Batu

Wali Kota Batu, Nurochman, menilai keterlibatan ayah dalam momen sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar terhadap kesiapan mental anak saat kembali ke lingkungan sekolah.

“Pendidikan anak dimulai dari rumah. Kehadiran ayah menjadi bagian penting dalam membangun rasa percaya diri anak sejak hari pertama sekolah,” ungkap Nurochman, Sabtu (11/7/2026).

Menurutnya, kehadiran ayah bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi juga menjadi bentuk nyata keterlibatan orang tua dalam proses tumbuh kembang anak.

Ia menegaskan, peran seorang ayah tidak semata sebagai pencari nafkah. Lebih dari itu, ayah juga memiliki tanggung jawab mendampingi perjalanan pendidikan anak sejak dini.

“Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping dalam proses pendidikan. Kehadiran sederhana ini memiliki makna besar bagi perkembangan psikologis anak,” tegasnya.

Gerakan SEBAYA juga menyasar para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Batu yang memiliki anak usia sekolah. Mereka didorong meluangkan waktu untuk mendampingi putra-putrinya di hari pertama sekolah sebagai contoh bagi masyarakat.

Pemkot Batu bahkan mengimbau para ayah mendokumentasikan momen tersebut dalam bentuk foto, video, maupun testimoni. Dokumentasi itu kemudian diunggah melalui media sosial pribadi menggunakan tagar #AyahHadir, #GATIJATIM, #SEBAYA, #mBatuSAE, dan #PemkotBatu sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan nasional penguatan peran ayah.

Baca Juga : Soroti Manajemen ASN, Komisi A DPRD Jatim Pertanyakan Kebijakan BKD soal Beban Kerja Guru

Ajakan serupa juga diungkapkan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin. Menurutnya, hari pertama sekolah merupakan momen yang sangat berarti bagi anak sehingga kehadiran orang tua, khususnya ayah, mampu memberikan rasa aman sekaligus menumbuhkan kepercayaan diri.

“Hari pertama sekolah merupakan momen yang paling istimewa bagi anak-anak. Mereka membutuhkan rasa aman, semangat, dan kehadiran orang tua sebagai sumber dukungan dan kepercayaan diri untuk menyambut hari baru di sekolah,” ucap Arumi.

Ia pun mengajak para ayah menyempatkan waktu mengantar anak ke sekolah, bukan sekadar memastikan mereka tiba dengan selamat, tetapi juga membangun kedekatan emosional yang akan dikenang hingga dewasa.

“Bukan sekadar mengantarkan saja, tetapi juga memberikan dukungan emosional, menumbuhkan rasa percaya diri, mempererat ikatan antara ayah dan putra-putri, serta menciptakan kenangan indah yang akan mereka ingat sepanjang hayat,” tambahnya.

Arumi berharap gerakan tersebut menjadi titik awal semakin banyak ayah yang terlibat aktif dalam pengasuhan anak. Dengan keterlibatan ayah merupakan salah satu fondasi penting dalam memperkuat ketahanan keluarga sekaligus mencetak generasi Jawa Timur yang tangguh, cerdas, dan berkarakter.


Topik

Pendidikan, Masuk Sekolah, Pemkot Batu, antar anak, Kota Batu,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette