Suka Kerja Sambil Dengar Musik? Ini 7 Karakter yang Umumnya Dimiliki Menurut Psikolog
Reporter
Mutmainah J
Editor
Nurlayla Ratri
11 - Jul - 2026, 06:36
JATIMTIMES - Sebagian orang memilih bekerja dalam suasana yang benar-benar tenang agar bisa berkonsentrasi. Namun, ada juga yang justru merasa lebih fokus saat ditemani alunan musik, white noise, atau suara latar lainnya. Bagi mereka, keheningan bukan selalu menjadi kondisi yang ideal untuk menyelesaikan pekerjaan.
Kebiasaan ini ternyata bukan sekadar soal selera. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa musik atau suara latar dapat membantu sebagian orang mempertahankan konsentrasi dengan mengurangi gangguan dari suara-suara di sekitar yang berpotensi memecah fokus.
Sebuah penelitian pada 2019 bahkan menemukan lebih dari separuh responden dari Generasi Z mengaku tetap produktif meski bekerja di lingkungan yang cukup ramai. Sebaliknya, kelompok Baby Boomers lebih memilih suasana yang tenang agar dapat bekerja secara maksimal.
Psikolog Lienna Wilson menjelaskan bahwa sistem saraf manusia secara alami selalu siaga terhadap berbagai rangsangan dari lingkungan, termasuk suara yang dianggap berpotensi menjadi ancaman. Karena itu, saat berada di ruangan yang terlalu sunyi, otak justru lebih mudah menangkap suara-suara kecil yang dapat mengalihkan perhatian.
"Bayangkan bagaimana reaksi Anda jika tiba-tiba mendengar sirene mobil pemadam kebakaran di luar saat sedang membaca buku dengan tenang. Semakin Anda memperhatikan rangsangan eksternal, semakin sulit untuk fokus," ujar Wilson, seperti dikutip dari Parade.
Menurut Wilson, musik atau suara latar membantu "menutupi" suara-suara yang mengganggu sehingga perhatian otak tetap terarah pada pekerjaan yang sedang dilakukan.
Lantas, karakter seperti apa yang biasanya dimiliki orang yang lebih mudah fokus saat bekerja sambil mendengarkan musik? Berikut ulasannya.
1. Memiliki kreativitas yang tinggi
Orang yang nyaman bekerja sambil mendengarkan musik umumnya memiliki kreativitas yang baik. Suara latar membantu mereka memunculkan ide baru dan menemukan solusi yang lebih inovatif.
Mengutip Your Tango, penelitian pada 2021 menunjukkan bahwa gangguan suara dalam tingkat sedang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif, terutama pada individu yang memang memiliki karakter kreatif.
2. Memiliki imajinasi yang aktif
Mereka biasanya memiliki banyak ide dan senang membayangkan berbagai kemungkinan. Musik maupun suara latar membuat alur berpikir tetap mengalir sehingga lebih mudah mengembangkan gagasan.
Tak selalu berupa lagu, sebagian orang juga merasa lebih nyaman bekerja sambil mendengar suara hujan, ketikan keyboard, atau percakapan ringan di sekitar.
3. Menyukai variasi dalam bekerja
Rutinitas yang monoton cenderung membuat mereka cepat bosan. Karena itu, mereka senang menghadirkan suasana baru, salah satunya melalui musik dengan berbagai genre agar pekerjaan terasa lebih menyenangkan.
4. Mudah beradaptasi dengan lingkungan
Wilson mengatakan orang yang terbiasa bekerja dengan suara latar umumnya lebih fleksibel menghadapi berbagai situasi. Mereka tetap mampu berkonsentrasi meski berada di lingkungan yang ramai, seperti dekat jalan raya atau stasiun.
Musik membantu menyamarkan suara-suara yang tidak diinginkan sehingga fokus tetap terjaga.
5. Terbiasa mengerjakan beberapa tugas sekaligus
Karakter berikutnya adalah mampu berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain dengan cepat. Mereka cenderung nyaman melakukan multitasking tanpa mudah kehilangan konsentrasi.
Sebaliknya, suasana yang terlalu hening justru membuat ritme kerja mereka terasa lebih lambat.
6. Spontan saat mengambil keputusan
Orang yang terbiasa bekerja di lingkungan dinamis umumnya lebih cepat mengambil keputusan berdasarkan intuisi. Musik atau suara latar membantu menjaga energi dan ritme berpikir sehingga mereka lebih sigap menghadapi berbagai situasi.
7. Sulit diam dalam waktu lama
Karakter terakhir adalah memiliki energi yang tinggi, baik secara fisik maupun mental. Pikiran mereka terus bergerak dari satu ide ke ide lainnya sehingga musik membantu menjaga alur berpikir tetap aktif sekaligus membuat mereka lebih nyaman menyelesaikan pekerjaan.
Meski demikian, tidak semua orang akan merasakan manfaat yang sama saat bekerja sambil mendengarkan musik. Sebagian orang justru lebih mudah berkonsentrasi dalam suasana yang tenang. Karena itu, menemukan lingkungan kerja yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan masing-masing menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produktivitas.
