Libur Sekolah Dongkrak Kunjungan Kayutangan Heritage, Tembus 5 Ribu Wisatawan Per Hari

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

09 - Jul - 2026, 04:12

Salah seorang wisatawan saat swafoto di kawasan Kampung Kayutangan Heritage. (Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Libur sekolah menjadi berkah bagi sektor pariwisata Kota Malang. Salah satu destinasi yang paling merasakan dampaknya adalah Kampung Kayutangan Heritage. Kawasan wisata yang menawarkan perpaduan bangunan bersejarah, kuliner, dan aktivitas ekonomi kreatif itu terus dipadati wisatawan sejak pertengahan Juni.

Data Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kampung Kayutangan Heritage hingga Kamis (9/7/2036) menunjukkan lonjakan kunjungan berlangsung hampir setiap hari selama masa liburan. Puncaknya terjadi pada 28 Juni 2026 dengan total pengunjung mencapai 5.567 orang, rinciannya 5.563 wisatawan domestik dan 4 wisatawan mancanegara.

Baca Juga : Libur Sekolah Bawa Berkah, Okupansi Hotel Kota Batu 90 Persen, Tertinggi Sepanjang Tahun Ini

Sementara itu, jumlah kunjungan terendah selama periode libur sekolah tercatat pada 19 Juni 2026, yakni sebanyak 2.196 wisatawan. Angka tersebut tetap lebih tinggi dibandingkan rata-rata kunjungan pada hari biasa.

Ketua Pokdarwis Kampung Kayutangan Heritage, Mila Kurniawati, mengatakan lonjakan tersebut menunjukkan bahwa Kayutangan kini telah menjadi salah satu tujuan utama wisatawan yang berlibur ke Kota Malang.

“Libur sekolah kali ini benar-benar membawa dampak besar. Bahkan saat hari dengan kunjungan paling rendah, jumlah wisatawan masih berada di atas rata-rata kunjungan normal. Ini menunjukkan Kayutangan sudah menjadi destinasi yang memang dicari wisatawan ketika datang ke Kota Malang,” kata Mila, Kamis (9/7/2026).

Pada hari biasa, jumlah pengunjung berkisar 1.000 hingga 1.800 orang. Sementara pada akhir pekan normal mencapai sekitar 2.000 hingga 3.000 orang. Namun selama musim liburan, angka tersebut melonjak drastis hingga menembus lebih dari 5.500 pengunjung dalam sehari.

“Kalau dibandingkan dengan weekend biasa, lonjakannya hampir dua kali lipat. Antusiasme wisatawan luar kota sangat tinggi, terutama rombongan keluarga yang mengisi libur sekolah bersama,” imbuh Mila.

Mayoritas wisatawan berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, Jakarta, hingga Jawa Barat. Mereka datang tidak hanya untuk menikmati suasana kampung heritage, tetapi juga berburu kuliner, berfoto di puluhan spot ikonik, hingga membeli produk UMKM lokal.

Menurut Mila, keberhasilan Kampung Kayutangan menarik wisatawan tidak lepas dari konsep wisata yang menawarkan pengalaman lengkap dalam satu kawasan.

“Orang datang ke sini bukan hanya melihat bangunan tua. Mereka bisa menikmati wisata sejarah, kuliner, belanja produk UMKM, sampai merasakan suasana kampung yang masih hidup. Itu yang membuat banyak pengunjung betah dan ingin kembali lagi,” jelasnya.

Ramainya wisatawan juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Lebih dari 250 pelaku UMKM yang menjadi bagian dari ekosistem Kampung Kayutangan merasakan peningkatan omzet selama libur sekolah. Banyak pelaku usaha bahkan harus menambah stok dagangan lebih cepat untuk memenuhi permintaan pengunjung.

Baca Juga : Kenapa Masuk Sekolah Selalu Dimulai Bulan Juli? Ternyata Ini Sejarah dan Alasan di Baliknya

“Warga tentu sangat senang. Libur sekolah ini benar-benar menggerakkan ekonomi masyarakat. UMKM ramai, kedai penuh, dan hampir semua pelaku usaha merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan,” terang Mila.

Terpisah, salah seorang pengunjung, Rina (34), wisatawan asal Surabaya, mengaku sengaja memilih Kampung Kayutangan Heritage sebagai destinasi liburan bersama keluarganya setelah mendapat rekomendasi dari kerabat. Kawasan wisata ini menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan destinasi lain karena memadukan nuansa sejarah dengan beragam aktivitas wisata.

“Saya baru pertama kali ke Kayutangan Heritage dan ternyata suasananya jauh lebih menarik dari yang saya bayangkan. Bangunannya masih terawat, banyak spot foto, lalu pilihan kulinernya juga lengkap. Anak-anak senang, orang tua juga nyaman jalan-jalan di sini,” ungkapnya.

Ia menilai kawasan tersebut layak menjadi salah satu tujuan wisata utama ketika berkunjung ke Kota Malang. Selain dapat menikmati suasana kampung bersejarah, wisatawan juga bisa mencicipi kuliner khas dan membeli berbagai produk UMKM yang dijual warga setempat.

Menurut dia, konsep wisata yang ramah untuk semua usia menjadi alasan mengapa Kayutangan Heritage selalu dipadati pengunjung, terutama saat musim libur sekolah.

 


Topik

Wisata, Wisata, kunjungan wisatawan, Kota Malang, Kayutangan Heritage,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette