Bocah 4 Tahun Diduga Dicabuli Kakek di Situbondo

28 - May - 2026, 08:32

Ilustrasi anak murung karena mengalami tindakan tidak menyenangkan. (Ilustrasi menggunakan ChatGPT)


JATIMTIMES – Kasus dugaan pencabulan  menimpa anak usia 4 tahun di Sumbermalang, Situbondo. Pelakunya kakek berusia 60 tahun. Saat ini aparat  Polres Situbondo tengah menangani kasus tersebut.

Kasus tersebut mencuat setelah seorang ibu berinisial RW melaporkan dugaan perbuatan cabul yang dialami anaknya kepada pihak kepolisian. Laporan resmi dengan nomor STTLP/B/67/III/2026/SPKT/POLRES SITUBONDO/POLDA JAWA TIMUR tersebut diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo pada 26 Maret 2026 dan saat ini sedang dalam  penyelidikan.

Baca Juga : Pulang Dini Hari, Siswa SMK di Malang Tewas Usai Tabrak Motor

Dalam dokumen laporan polisi tersebut, terlapor disebut sebagai seorang pria berusia 60 tahun berinisial IA, yang merupakan tetangga korban. 

Orang tua korban, RW, saat dikonfirmasi JATIMTIMES menceritakan bahwa dugaan peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 13 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Kasus ini awalnya terungkap setelah korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian alat vitalnya kepada RW.

"Anak saya mengeluh sakit pada area vitalnya, tidak buang air kecil dan tidak buang air besar. Karena kondisi anak saya tidak kunjung membaik dan sempat menolak diperiksa, akhirnya keluarga kemudian mengajak untuk menjalani pemeriksaan medis ke dokter spesialis anak di RSUD Besuki pada 19 Maret 2026," ujar RW.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya luka lecet  atau luka akibat goresan kuku) pada bagian alat vital korban.

Pihak keluarga selanjutnya mencoba meminta penjelasan secara perlahan kepada korban mengenai penyebab luka tersebut. Setelah diberikan pendampingan, korban akhirnya mengaku bahwa alat vitalnya pernah disusupkan jari oleh pelaku sebanyak dua kali saat bermain di rumah pelaku.

"Setelah didekati suruh cerita, akhirnya mengaku kalau pelaku memasukkan jarinya ke area vital anak saya," ungkap RW.

Pengakuan korban tersebut membuat keluarga merasa terpukul dan segera mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Pihak keluarga berharap, kepolisian bisa mengusir tuntas dan menghukum pelaku seberat-beratnya. "Kami sangat berharap kepolisian bisa menghukum pelaku seberat-beratnya," ucap RW.

Baca Juga : LBH Bandeng Lele Desak Satpol PP Lamongan Bongkar Bangunan Perumahan Zam Zam Tanpa Izin PBG

RW mengaku, kondisi korban berubah drastis setelah peristiwa mengerikan yang dialami. Anak yang seharusnya bermain dengan riang kini hanya bisa berdiam diri, tidak mau bersosialisasi, belajar, dan mengaji lagi.

"Sedih saya Mas, anak saya sudah berubah drastis, susah dinasihati, tidak mau belajar, bahkan tidak mau mengaji. Kami berharap pihak berwenang bisa membantu kami," imbuhnya.

Ia khawatir kasus yang menimpa korban berhenti di tengah jalan karena diketahui bahwa pelaku didampingi oleh pengacara. "Ditunda terus yang mau diminta keterangan oleh polisi, saya harap tidak ditunda lagi, kasus jalan terus. Bahkan infonya pelaku pakai pengacara dan pengacaranya mengajukan mediasi. Kami keluarga korban tidak akan mau mediasi, apalagi damai. Pokoknya harus dihukum berat," tegasnya.

Dalam surat tanda terima laporan di atas, kasus ini disangkakan dengan pasal berlapis, yakni Pasal 76E jo 82 ayat (1) Undang-Undang Perlindungan Anak, serta Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Polisi telah menerima laporan dan mulai melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait perkembangan status hukum terlapor.


Topik

Hukum dan Kriminalitas, Kasus asusila, kasus pencabulan anak, Situbondo, kakek cabuli bocah,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette