Kabar Duka dari Tanah Suci, Dua Jemaah Haji Kota Malang Wafat di Makkah

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

28 - May - 2026, 07:46

Ilustrasi ibadah haji (foto: Pixabay)


JATIMTIMES - Kabar duka datang dari Tanah Suci. Dua jemaah haji asal Kota Malang  meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah haji 2026 di Makkah, Arab Saudi.

Kedua jemaah tersebut merupakan bagian dari kloter 11 yang diberangkatkan langsung oleh Wali Kota Malang Wahyu Hidayat pada 23 April 2026 lalu.

Baca Juga : Ironi Wajah Kota Malang, JPO Alun-alun Merdeka Tak Terawat dan Dipenuhi Kotoran

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Malang, Elis Mufida, mengatakan, kedua jemaah wafat karena sakit saat menjalani ibadah di Tanah Suci. “Benar, ada dua jemaah haji asal Kota Malang yang meninggal dunia di Makkah karena sakit,” kata Elis saat dikonfirmasi.

Jemaah pertama bernama Fajar Puja Sasmita, warga Kedungkandang, Kota Malang. Ia meninggal dunia pada Kamis 7 Mei 2026.

Sementara jemaah kedua bernama Fatkhurrahman Bin Mochsin, warga Pakis. Ia mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz Makkah Al Mukaromah pada Jumat 22 Mei 2026.

“Penyebabnya karena sakit. Untuk detail kronologi saat wafat mohon maaf tidak bisa kami sampaikan karena kondisinya di Makkah. Yang bisa menjelaskan ketua kloter dan tenaga kesehatan yang bertugas,” ujar Elis.

Sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi, kedua jemaah tersebut langsung dimakamkan di Makkah pada hari yang sama setelah dinyatakan meninggal dunia.

Meski ada kabar duka, pelaksanaan ibadah haji jemaah asal Kota Malang secara umum berjalan lancar. Elis memastikan mayoritas jemaah dalam kondisi baik dan tetap dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan aman.

Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kota Malang, pelayanan selama di Arab Saudi berlangsung optimal, termasuk saat pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah dan Mina.

Baca Juga : Idul Adha 2026: MIN 1 Kota Malang Kurbankan 5 Sapi dan 52 Kambing, Sapi Terberat Capai Hampir 1 Ton

“Alhamdulillah, ibadah wukuf di Arafah berjalan lancar dan baik. Pelayanan syarikah dan PPIH Arab Saudi sangat baik. Sekarang jemaah di Mina mau jumrah aqabah,” katanya.

Elis mengungkapkan suhu udara di Makkah pada siang hari mencapai 43 derajat celsius. Kendati demikian, jemaah asal Kota Malang disebut mampu beradaptasi dengan baik dan tidak mengalami kendala berarti selama menjalani ibadah.

Menurut dia, penerapan skema murur turut membantu jemaah lanjut usia maupun kelompok berisiko tinggi agar tetap bisa menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Skema murur sangat membantu bagi jemaah risiko tinggi dan lansia. Sekarang sedang melaksanakan lempar jumrah aqabah dan tahalul awal,” pungkasnya.


Topik

Peristiwa, Haji, jemaah haji Malang, meninggal dunia, kabar duka,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette