Wabup Situbondo Peduli ODGJ, Pemkab Bersama Forkopimcam Asembagus Buka Rantai Pasien

26 - May - 2026, 01:25

Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah bersama Forkopimcam Asembagus saat melepas rantai pasien ODGJ, Selasa (26/5/2026). (Foto: Istimewa))


JATIMTIMES – Pemerintah Kabupaten Situbondo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) melalui kegiatan pelayanan kesehatan dan pelepasan rantai pasung terhadap seorang pasien di wilayah Kecamatan Asembagus. 

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, bersama Forkopimcam Asembagus dan tenaga kesehatan, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga : Pemkot Blitar Terima Sapi Bantuan Presiden, Wali Kota Mas Ibin: Bentuk Perhatian Negara untuk Masyarakat

Dalam kegiatan itu, seluruh unsur lintas sektor dilibatkan untuk memastikan proses penanganan pasien berjalan aman dan manusiawi. Mulai dari Camat Asembagus, kepala desa, Puskesmas, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hingga programmer kesehatan jiwa hadir mendampingi pasien dan keluarganya.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, mengatakan penanganan ODGJ harus dilakukan secara bersama-sama dan tidak bisa hanya dibebankan kepada keluarga pasien. Karena itu, pemerintah daerah hadir memberikan dukungan medis maupun sosial agar pasien bisa mendapatkan hak pelayanan kesehatan dengan baik.

"Pemerintah Daerah bersama Forkopimcam, Kepala Puskesmas, PKH, TKSK, programmer jiwa lengkap semuanya, kepala desa beserta perangkat dan teman-teman pendamping PKH hadir semua mendampingi, berkomunikasi dengan pasien sekaligus membuka rantai," ujar Ulfiyah.

Sebelum pelepasan rantai dilakukan, tenaga kesehatan dari Puskesmas terlebih dahulu memberikan tindakan medis berupa injeksi dan pemberian obat kepada pasien. Langkah tersebut dilakukan agar kondisi pasien lebih stabil sehingga proses penanganan bisa berjalan lancar.

Ulfiyah menegaskan, pengobatan pasien ODGJ tidak berhenti pada penanganan awal saja. Pemerintah daerah memastikan pasien akan terus mendapatkan pendampingan dan obat-obatan secara berkala melalui fasilitas kesehatan yang ada.

"Nanti selanjutnya obat-obatnya akan dibantu diambil oleh pemerintah," imbuhnya.

Sementara itu, Camat Asembagus, Faishol Afandi, menyampaikan bahwa keterlibatan seluruh unsur di tingkat kecamatan menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, termasuk pasien gangguan jiwa.

"Tujuan utama kami adalah memanusiakan manusia. Bagaimana pasien ini mendapatkan haknya, baik pelayanan kesehatan, pengobatan gratis maupun perhatian dari keluarga dan pemerintah," jelas Faishol.

Baca Juga : Gaji ke-13 2026 Cair Kapan? Ini Jadwal dan Besaran yang Diterima

Menurut Faishol, komunikasi dengan keluarga pasien menjadi bagian penting dalam proses pemulihan. "Dukungan keluarga sangat menentukan keberhasilan pengobatan dan mencegah pasien kembali dipasung," ujar Faishol.

Ia juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan dan para pendamping sosial yang selama ini aktif membantu penanganan ODGJ di wilayah Kecamatan Asembagus.

"Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat sekitar. Warga tadi juga berharap program pelayanan kesehatan jiwa seperti ini terus dilakukan agar tidak ada lagi ODGJ yang diperlakukan tidak manusiawi akibat minimnya pemahaman dan keterbatasan ekonomi keluarga," kata Faishol.

Pemerintah Kabupaten Situbondo sendiri terus berupaya memperkuat layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat. Selain fokus pada pengobatan, pemerintah juga mendorong pemulihan sosial pasien agar mereka dapat kembali hidup layak dan diterima di lingkungan sekitarnya.


Topik

Kesehatan, Wabup Situbondo, ODGJ, Pemkab Situbondo, Forkopimcam Asembagus, Pasien,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette