Studi Terbaru: Anggur Disebut Bisa Bantu Lindungi Kulit dari Sinar UV, Ini Hasil Penelitiannya

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

25 - May - 2026, 05:30

Buah anggur. (Foto: Pinterest)


JATIMTIMES - Konsumsi anggur berpotensi membantu kulit melawan dampak buruk paparan sinar matahari. Temuan itu terungkap dalam penelitian terbaru yang dilakukan ilmuwan dari Western New England University (WNEU), Amerika Serikat.

Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa kandungan dalam anggur dapat mendukung mekanisme perlindungan alami kulit hingga ke tingkat sel dan genetik. Temuan ini dinilai menarik karena paparan sinar ultraviolet (UV) selama ini diketahui menjadi salah satu penyebab utama penuaan dini hingga kanker kulit.

Baca Juga : Cara Unduh Sertifikat UTBK SNBT 2026 dan Jadwal Lengkapnya

Penelitian melibatkan 29 responden yang lebih dulu menjalani pola makan khusus selama dua pekan untuk menghilangkan faktor makanan lain yang dapat memengaruhi hasil penelitian. Setelah itu, peserta diminta mengonsumsi bubuk anggur beku kering yang dicampur air sebanyak dua kali sehari selama dua minggu. Jumlah tersebut setara dengan sekitar tiga porsi anggur segar per hari.

Kemudian peneliti mengambil sampel jaringan kulit sebelum dan sesudah intervensi. Sampel diambil dari area yang terpapar sinar UV dosis rendah dan area kulit yang terlindungi dari sinar matahari.

Hasil analisis menunjukkan adanya penurunan kadar malondialdehyde pada kulit yang terpapar UV setelah peserta rutin mengonsumsi anggur. Senyawa tersebut merupakan penanda stres oksidatif yang muncul akibat kerusakan sel karena sinar matahari.

Selain itu, peneliti menemukan perubahan aktivitas gen yang berkaitan dengan fungsi perlindungan kulit. Proses keratinisasi dan kornifikasi yang membantu membentuk lapisan pelindung kulit disebut mengalami peningkatan.

“Perubahan ekspresi gen menunjukkan adanya peningkatan kesehatan kulit,” ungkap profesor sekaligus dekan College of Pharmacy and Health Sciences WNEU, Dr John Pezzuto.

Ia menambahkan bahwa anggur kemungkinan bekerja sebagai superfood yang memicu respons nutrigenomik di dalam tubuh manusia. “Kami kini yakin bahwa anggur bertindak sebagai superfood dan memicu respons nutrigenomik pada manusia,” katanya.

Baca Juga : Tanda Lulus dan Tidak Lulus SNBT 2026, Begini Tampilan Pengumumannya

Menurut dia, efek positif tersebut diduga tidak hanya terjadi pada kulit, tetapi juga bisa memengaruhi organ tubuh lain seperti hati, ginjal, otot hingga otak.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa konsumsi anggur tidak bisa menggantikan fungsi sunscreen. Penelitian ini masih berskala kecil dan hasilnya menunjukkan variasi respons yang berbeda pada tiap peserta sehingga masih membutuhkan riset lanjutan.

Ahli kesehatan tetap menyarankan penggunaan sunscreen broad spectrum dengan SPF minimal 15 setiap hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV. Selain itu, penggunaan pakaian tertutup, payung anti-UV, dan menghindari sinar matahari langsung pada pukul 10.00 hingga 14.00 juga tetap dianjurkan.


Topik

Kesehatan, Anggur, kulit, kulit sehat, sinar ultraviolet,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette