Ekonomi Indonesia Terpuruk? Ini 6 Cara Sederhana yang Bisa Menguatkan Rupiah

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

18 - May - 2026, 04:54

Potret pecahan uang rupiah dan dollar. (Foto: Shutterstock)


JATIMTIMES - Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Senin (18/5/2026) sore, mata uang Garuda berada di level Rp17.668 per dolar AS atau melemah 71 poin dibanding perdagangan sebelumnya.

Kondisi ini membuat masyarakat mulai khawatir terhadap dampaknya pada harga kebutuhan pokok hingga biaya hidup sehari-hari. Namun di tengah pelemahan rupiah, masyarakat ternyata juga bisa ikut berperan membantu menjaga ekonomi Indonesia tetap stabil.

Baca Juga : Gaun dari 50 Ribu Gigi Resin Viral, Terinspirasi dari Karies Gigi

Analis mata uang Ibrahim Assuaibi menjelaskan penguatan dolar AS dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap inflasi global akibat lonjakan harga minyak dunia di tengah memanasnya konflik geopolitik Timur Tengah.

"Penguatan dolar AS terjadi karena meningkatnya risiko inflasi yang didorong tingginya harga minyak. Hal ini memperkuat ekspektasi bahwa The Fed dapat mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama," ujar Ibrahim, dikutip CNNIndonesia, Senin (18/5/202).

Selain faktor global, pasar juga menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait masyarakat desa yang dinilai tidak terlalu terdampak fluktuasi dolar AS. Menurut Ibrahim, pernyataan pejabat negara tetap menjadi perhatian investor di tengah kondisi pasar yang sensitif.

Ia memperkirakan rupiah masih berpotensi bergerak di kisaran Rp17.660 hingga Rp17.720 per dolar AS pada perdagangan berikutnya.

Di tengah situasi tersebut, masyarakat sebenarnya bisa ikut membantu penguatan rupiah melalui langkah sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Dikutip dari laman OJK, berikut enam cara yang bisa dilakukan.

1. Utamakan Produk Dalam Negeri

Salah satu langkah paling mudah adalah mengurangi pembelian produk impor dan mulai memilih barang buatan lokal.

Selain membantu industri dalam negeri, cara ini juga dapat menekan permintaan barang impor yang berpengaruh pada kebutuhan dolar AS.

Menunda membeli barang elektronik impor atau gadget baru juga bisa menjadi langkah sederhana membantu stabilitas rupiah.

2. Tidak Menimbun Dolar AS

Bagi masyarakat yang memiliki simpanan dolar sebagai investasi, pelemahan rupiah bisa menjadi momentum untuk menukarkan sebagian dolar ke rupiah.

Langkah ini dinilai dapat membantu menjaga keseimbangan permintaan dan pasokan dolar di pasar domestik.

3. Mulai Bisnis Berorientasi Ekspor

Pelemahan rupiah justru bisa menjadi peluang bagi pelaku usaha yang ingin menembus pasar internasional.

Baca Juga : Nilai Tukar Rupiah Pernah dari Rp 17 Ribu ke Rp 6.500, Begini Cara Habibie Menguatkannya

Produk lokal seperti kerajinan tangan, fesyen, makanan khas, hingga produk UMKM Indonesia dinilai lebih kompetitif di pasar luar negeri ketika rupiah melemah.

Semakin banyak produk ekspor yang terjual, semakin besar pula devisa yang masuk ke Indonesia.

4. Pilih Liburan di Dalam Negeri

Mengurangi perjalanan wisata ke luar negeri juga disebut bisa membantu penguatan ekonomi nasional.

Sebaliknya, masyarakat didorong lebih banyak berwisata di Indonesia untuk mendukung sektor pariwisata domestik sekaligus membantu perputaran ekonomi daerah.

5. Gunakan Transportasi Publik

Penggunaan transportasi umum ternyata juga berdampak pada stabilitas ekonomi.


Semakin hemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM), semakin kecil kebutuhan impor energi yang harus dilakukan pemerintah. Hal itu dapat membantu mengurangi tekanan terhadap cadangan devisa negara.

6. Investasi di Dalam Negeri

Masyarakat juga tetap bisa berinvestasi meski rupiah sedang melemah. Salah satu instrumen yang dinilai aman adalah Surat Utang Negara (SUN) atau instrumen investasi domestik lainnya yang tidak terlalu bergantung pada kurs dolar AS.

Langkah ini sekaligus membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas pasar keuangan nasional.

Demikian 6 hal yang bisa dilakukan warga untuk turut menguatkan rupiah kembali dan membantu menjaga ekonomi Indonesia tetap bergerak dan memperkuat posisi rupiah di tengah ketidakpastian dunia. Semoga informasi ini bermanfaat.


Topik

Ekonomi, rupiah, nilai tukar rupiah, ibrahim assuaibi,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette