MTsN 1 Kota Malang Guncang KoSSMi Nasional 2026, Borong Emas dan Sabet Juara Umum

12 - May - 2026, 07:58

Tim siswa MTsN 1 Kota Malang menunjukkan medali dan trofi usai dinobatkan sebagai Juara Umum jenjang MTs/SMP pada ajang KoSSMi 2026 di Bandung. Dalam kompetisi tersebut, Matsanewa juga meraih predikat Top Scorer Bidang IPA serta menjadi sekolah dengan jumlah finalis terbanyak tingkat nasional (ist)


JATIMTIMES - Dominasi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang dalam ajang Kompetisi Sains Siswa Muslim Indonesia (KoSSMi) 2026 menjadi sorotan, setelah madrasah tersebut dinobatkan sebagai Juara Umum jenjang MTs/SMP pada kompetisi nasional yang berlangsung di Bandung Mei 2026. 

Capaian itu sekaligus mempertegas posisi madrasah yang dikenal dengan julukan Matsanewa sebagai salah satu pusat pembinaan sains tingkat madrasah paling konsisten di Indonesia.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Mas Ibin Pastikan Sekolah Rakyat Siap Beroperasi Tahun Ini

Prestasi tersebut terasa semakin istimewa karena MTsN 1 Kota Malang menjadi sekolah dengan jumlah finalis terbanyak di tingkat nasional. Banyaknya siswa yang lolos hingga babak akhir memperlihatkan bahwa pengembangan potensi akademik di bidang sains tidak dibangun secara instan, melainkan melalui pola pembinaan yang berlangsung berkelanjutan.

Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar. Tiga medali emas berhasil diraih oleh Dutama Sadha Mardawa, Rama Byan Azizi, dan Salsabila Qurrota Ayun. Sementara dua medali perak dipersembahkan oleh Nayaka Faiq Arganta serta Tazkia Nur Dzakiyyah. Dari seluruh capaian tersebut, MTsN 1 Kota Malang juga berhasil meraih predikat Top Scorer Bidang IPA, penghargaan prestisius yang membawa pemenangnya memperoleh hadiah perjalanan edukasi ke Singapura dan Malaysia.

Persaingan di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) juga tidak kalah ketat. Zidna Syarofa Nural Ain sukses mempersembahkan medali emas bagi madrasah. Dua medali perak diraih oleh Adellazahra Shahia Kirana dan Felicia Nailah Arfinci. Selain itu, Annada Zahira Salsabila serta Ryuarya Ahmad Waskitoadi memperoleh Honorable Mention atas performa mereka selama kompetisi berlangsung.

Pada cabang Matematika, Maydihan Akmal Ghazwani Al-Qudsy keluar sebagai peraih medali emas. Asiyah Zanetta Faradiva Siregar menyusul dengan medali perak, sedangkan tiga medali perunggu berhasil diamankan Narendra Maheswara Putra Wijaya, Shakeela Shidqia Mumtaza, dan M. Danish Arsa Nararya.

Kepala MTsN 1 Kota Malang, Dra. Erni Qomaria Rida, M.Pd., menyebut capaian tersebut menjadi bukti bahwa kualitas siswa mampu bersaing di level nasional. “Kami bangga bahwa siswa dan guru MTsN 1 Kota Malang mampu menunjukkan kualitas terbaiknya di tingkat nasional. Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujar dalam beberapa kesempatan sebelumnya.

Erni menambahkan, keberhasilan itu merupakan buah dari proses panjang yang dijalani siswa bersama para guru pembimbing dan dukungan keluarga besar madrasah. Menurutnya, capaian tersebut lahir dari ketekunan para siswa dalam menjalani pembinaan yang berlangsung secara intensif dan berkelanjutan. “Prestasi ini lahir dari ketekunan siswa, dukungan dan bimbingan guru pembimbing, serta doa seluruh keluarga besar madrasah,” lanjutnya.

Baca Juga : Dapur MBG Masuk Lapas, Juru Masaknya Warga Binaan? 

Ia menjelaskan, sistem pembinaan di MTsN 1 Kota Malang tidak hanya berfokus pada penguasaan materi lomba, tetapi juga penguatan karakter serta mental kompetitif siswa. Program pendampingan dilakukan melalui kelas rutin, pelatihan soft skill, hingga bimbingan riset yang dirancang untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Dalam proses tersebut, guru berperan tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga pelatih dan moderator gagasan yang memastikan setiap potensi berkembang secara maksimal.

Lebih jauh, Erni berharap prestasi tersebut mampu menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik. “Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa keberhasilan tidak lahir secara instan. Ada latihan yang konsisten, pembinaan yang tepat, serta sikap pantang menyerah yang harus ditanamkan. Semoga pencapaian ini memotivasi siswa lain untuk berprestasi,” tambahnya.

Menurut Erni, dukungan terhadap siswa juga datang dari lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar yang selama ini ikut memberikan semangat dalam proses pembinaan. Kolaborasi itu dinilai menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat budaya berprestasi di lingkungan madrasah.

Rangkaian prestasi di Bandung tidak hanya menambah koleksi medali bagi MTsN 1 Kota Malang, tetapi juga memperlihatkan bagaimana madrasah mampu membangun kultur akademik yang kompetitif di bidang sains. Keberhasilan itu menjadi sinyal bahwa, ruang-ruang pembelajaran yang dibangun dengan inovasi dan pendampingan berkelanjutan dapat melahirkan talenta muda yang siap bersaing hingga tingkat internasional.


Topik

Pendidikan, MTsN 1 Kota Malang, KoSSMi Nasional 2026, Juara Umum,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette