UB Luncurkan SEMAR, Risiko Reputasi hingga Kinerja Unit Kini Dipantau Lewat Dashboard

30 - Apr - 2026, 05:25

Peluncuran SEMAR UB, sebuah sistem informasi manajemen risiko yang juga mendorong dalam menjaga kualitas kelembagaan dan berbagai aspek di kampus (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)


JATIMTIMES - Universitas Brawijaya (UB) terus menata ulang pola pengelolaan organisasi dengan meluncurkan SEMAR (Sistem Informasi Manajemen Risiko UB). Kehadiran sistem ini menandai perubahan pendekatan kampus, dari penanganan masalah setelah terjadi menjadi pencegahan berbasis pemetaan risiko sejak awal.

Langkah tersebut muncul di tengah semakin kompleksnya pengelolaan perguruan tinggi, ketika persoalan tidak lagi terbatas pada akademik, tetapi juga menyangkut reputasi institusi, pengadaan barang dan jasa, penempatan sumber daya manusia, hingga keberhasilan program strategis.

Baca Juga : Dikembangbiakkan, Koleksi Komodo Kebun Binatang Surabaya Tembus 50 Ekor Lebih

Rektor Widodo menegaskan bahwa seluruh unit kerja di UB ke depan harus memiliki kesadaran terhadap potensi gangguan yang bisa menghambat target organisasi.

“Kita ingin bahwa seluruh unit yang ada di UB sudah mengimplementasikan manajemen risiko dan terpantau di dashboard SMART tersebut,” ujar Prof Widodo, Kamis, (30/4/2025).

1

Menurut dia, setiap pimpinan unit tidak cukup hanya memahami tugas pokok dan fungsi, tetapi juga wajib membaca ancaman yang mungkin muncul di wilayah kerjanya masing-masing.

“Setiap unit, setiap orang, setiap bagian dari organisasi di Universitas Brawijaya, di samping dia memahami tugas pokok dan fungsinya, yang bersangkutan atau pimpinan di masing-masing unit harus memahami risiko yang mungkin terjadi,” katanya.

Widodo menilai, semakin besar sebuah organisasi, maka potensi persoalan juga makin beragam. Karena itu, manajemen risiko menjadi fondasi penting dalam tata kelola modern.

“Semakin besar, semakin kompleks organisasi, maka manajemen risiko menjadi salah satu tulang punggung manajemen yang ada di suatu organisasi, khususnya di Universitas Brawijaya,” tegasnya.

Ia juga menyinggung bahwa seluruh aktivitas kampus memiliki risiko, termasuk bidang pendidikan. Karena itu, menurutnya, risiko harus dipetakan agar dampaknya tidak membesar ketika benar-benar terjadi.

“Semua aktivitas kita memiliki risiko dan itu harus dimitigasi,” ujarnya.

Ketua Satuan Reformasi Birokrasi UB, Ngesti Dwi Prasetyo menjelaskan, SEMAR dirancang untuk membaca ketidakpastian yang dapat mengganggu pencapaian visi kampus, rencana strategis, indikator kinerja utama, hingga perjanjian kinerja tiap unit.

Baca Juga : Persada UB Soroti Diversi Perkara PIdana Anak, Hukum Adat Tengger Dinilai Bisa Jadi Model Rehabilitasi Anak

“Manajemen risiko itu adalah sebenarnya mengukur dampak risiko yang akan terjadi untuk mencapai tujuan kita. Jadi ketidakpastian untuk mencapai tujuan UB,” kata Ngesti.

Ia menyebut, setiap unit nantinya wajib melakukan identifikasi risiko, lalu mengelompokkan tingkat ancaman dan dampaknya. Hasil pengisian itu akan masuk ke dashboard pimpinan universitas.

“Dengan adanya dashboard SMART ini, Pak Rektor bisa melihat mana kemudian kira-kira risiko yang sering terjadi, hampir terjadi, atau tidak sama sekali terjadi,” jelasnya.

Menurut Ngesti, sistem warna dalam dashboard akan menjadi sinyal cepat bagi pimpinan untuk menentukan kebijakan. Jika indikator merah mendominasi, artinya ada persoalan yang harus segera ditangani.

“Yang warna-warna merah ini artinya problem, early warning system kita,” ujarnya.

Ia menambahkan, risiko terbesar yang mungkin terbaca dari sistem bisa beragam, mulai dari reputasi universitas hingga pengadaan barang dan jasa. Dari situ, kebijakan akan diarahkan untuk menghindari, menekan, atau mengambil risiko tertentu sebagai peluang perubahan.


Topik

Pendidikan, ub, universitas brawijaya, semar, manajemen risiko,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette