Lapas Malang Tuntaskan Validasi NIK, Akses BPJS Warga Binaan Kini Terbuka

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

28 - Apr - 2026, 12:05

Petugas Dispendukcapil saat validasi data untuk WBP. (foto: istimewa)


JATIMTIMES - Validitas data kependudukan warga binaan sempat menjadi sorotan, terutama terkait akses terhadap layanan kesehatan dan pemenuhan hak dasar. Menjawab hal tersebut, Lapas Kelas I Malang bergerak cepat dengan menuntaskan pemadanan nomor induk kependudukan (NIK) secara menyeluruh.

Sebanyak 2.397 warga binaan telah melalui proses pemadanan data, termasuk perekaman biometrik bagi mereka yang sebelumnya belum memiliki rekam data kependudukan. Langkah ini menjadi krusial untuk memastikan seluruh warga binaan memiliki identitas sah yang diakui negara.

Baca Juga : Ancam Debit Sumber Air, Warga Jurang Kuali Protes Aktivitas Pengeboran Sumur Dalam Milik Perusahaan di Bumiaji

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan aspek keamanan. Hasilnya, seluruh data warga binaan dinyatakan valid dan siap digunakan sebagai dasar pengajuan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Kondisi ini sekaligus menjawab kekhawatiran terkait keterbatasan akses layanan kesehatan bagi warga binaan akibat persoalan administrasi.

Upaya percepatan ini merupakan hasil sinergi antara Lapas Kelas I Malang dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu. Kolaborasi lintas instansi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menyelesaikan persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian.

Kepala Bidang Pembinaan Lapas Kelas I Malang Agung Sulistyo menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dalam menjamin hak warga binaan tetap terpenuhi. 

“Kami sangat mendukung penuh sinergi antara lapas dengan dinas terkait, karena ini menjadi bagian penting dalam pemenuhan hak warga binaan, khususnya untuk mendapatkan layanan kesehatan melalui PBI BPJS. Dengan data yang valid, diharapkan warga binaan juga dapat memperoleh hak-hak pelayanan dari negara secara lebih akurat dan optimal,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan dari Disdukcapil yang dinilai responsif dalam menyelesaikan persoalan data tersebut. Ke depan, kegiatan serupa akan dilakukan secara berkala guna mencegah kembali munculnya persoalan administrasi.

Baca Juga : Wujud Kepedulian terhadap Pahlawan Devisa, Bupati Jember Resmikan Klinik Kesehatan Khusus CPMI

“Dengan adanya kegiatan ini, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa dari Disdukcapil, dan ke depan kegiatan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala agar seluruh warga binaan tetap terdata dengan baik serta hak-haknya dapat terpenuhi secara optimal,” tambahnya.

Langkah ini sekaligus menegaskan kehadiran negara dalam memastikan perlindungan sosial bagi seluruh warga binaan, di tengah isu yang sebelumnya mengemuka terkait ketidakakuratan data kependudukan.


Topik

Peristiwa, Lapas Malang, Lapas Lowokwaru, BPJS warga binaan, NIK warga binaan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette