Prajurit RI Gugur di Lebanon Disorot Dunia, Unggahan Ini Picu Kemarahan Warganet

Reporter

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

25 - Apr - 2026, 07:40

Praka Rico Pramudia, prajurit perdamaian PBB dari Indonesia, di Lebanon Selatan yang gugur pada Jumat (25/4/2026). (Foto: X UNIFIL)


JATIMTIMES - Kabar gugurnya prajurit Indonesia yang tergabung dalam misi perdamaian PBB di Lebanon masih menjadi sorotan publik. Isu ini bahkan ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah unggahan viral menyebut korban tewas akibat serangan Israel.

Penulis Lebanon-Amerika Dana Dargos melalui akun Threads miliknya menyebut prajurit Indonesia tersebut tewas saat menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian. “Israel membunuh Rico Pramudia, seorang penjaga perdamaian PBB dari Indonesia, di Lebanon Selatan hari ini,” tulisnya.

Baca Juga : Daftar Kasus Daycare Viral di Indonesia, Terbaru Dugaan Penganiayaan Anak di Yogyakarta

Dargos menjelaskan bahwa korban bukanlah bagian dari pihak yang bertikai. “Dia bukan petarung. Dia bukan ancaman. Dia ada di sana untuk menjaga perdamaian, dan tetap dibunuh,” lanjutnya.

Unggahan itu ditutup dengan pernyataan yang menyentil soal target serangan Israel. “Ingat itu saat seseorang mengatakan Israel hanya menargetkan teroris (nyatanya bukan teroris pun tetap dibunuh),” tulisnya.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak yang mengaku geram dan mempertanyakan sikap pemerintah.

“dan ya, presiden Indonesia kita masih tidak mengutuk Israel karena melakukan itu.” komentar warganet Indonesia di Thread. 

“Namun, presiden kita yang ‘kuat’ tidak mengatakan atau melakukan apa pun. Sungguh ironis,” tulis pengguna lainnya.

“Kami sebagai orang Indonesia sangat sedih terus mendengar kabar seperti ini dari warga kami yang pergi untuk misi perdamaian. Tapi negara kami seolah tetap diam,” tulis warganet lain.

Berdasarkan keterangan resmi dari misi perdamaian PBB di Lebanon atau United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), prajurit yang dimaksud adalah Praka Rico Pramudia (31).

Baca Juga : Makna Lu Kenal Veronika Ko, Lagu Timur yang Hak Ciptanya Diklaim Oknum 

Ia dinyatakan meninggal dunia pada Jumat (24/4/2026) setelah menjalani perawatan intensif hampir satu bulan di rumah sakit Beirut akibat luka serius. “UNIFIL berduka atas wafatnya Praka Rico Pramudia, yang mengalami luka serius akibat ledakan proyektil di pangkalannya di Adchit Al Qusayr pada malam 29 Maret,” tulis pernyataan UNIFIL.

Insiden tersebut bukan satu-satunya. Serangan pada 29 Maret 2026 juga menewaskan satu prajurit Indonesia lainnya, yakni Praka Farizal Rhomadhon. Sementara itu, serangan lanjutan pada awal April kembali menelan korban dari pasukan penjaga perdamaian Indonesia.

Kementerian Luar Negeri RI telah menyampaikan kecaman keras atas serangan tersebut. Dalam pernyataannya, serangan yang melibatkan tembakan artileri tank Israel itu disebut sebagai pelanggaran hukum berat humaniter internasional.

Pemerintah juga menjelaskan bahwa tindakan menyerang pasukan penjaga perdamaian melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB Nomor 1701.


Topik

Peristiwa, pbb, israel serang tni, lawan israel, rico pramudia,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette