PDI Perjuangan Kabupaten Malang Gelar Musancab, Targetkan 50 Persen Pengurus dari Kalangan Gen Z
Reporter
Ashaq Lupito
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
25 - Apr - 2026, 03:50
JATIMTIMES - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Malang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab), Sabtu (25/4/2026). Agenda yang berlangsung di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen tersebut merupakan bagian dari proses peremajaan kepengurusan partai di tingkat kecamatan atau Pengurus Anak Cabang (PAC).
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto menuturkan, Musancab merupakan bagian dari siklus rutin yang dilaksanakan oleh PDI Perjuangan. Yakni mulai dari tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang sebelumnya menggelar Muskernas, kemudian ditindaklanjuti Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dengan menggelar Musda hingga berlanjut ke tingkat cabang.
Baca Juga : Golkar Situbondo Tuntas Laksanakan Muscam, Rakerda Siap Digelar Awal Mei 2026
"Sedangkan sekarang Musancab yang sebenarnya untuk membentuk kepengurusan baru di tingkat PAC, tingkat kecamatan. Kemudian, yang paling utama adalah untuk peremajaan organisasi yang menjadi siklus setiap lima tahunan dilaksanakan," ujar Didik saat ditemui JatimTIMES disela-sela berlangsungnya Musancab.
Disampaikan Didik, Musancab diselenggarakan dengan turut menyesuaikan peraturan baru. Yakni yang dimuat dalam Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2026.
"Di dalam Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2026 nantinya akan ada penyesuaian. Bagi kecamatan yang desanya di bawah 10, itu nanti ada tujuh pengurus PAC. Sedangkan yang 10-15 itu ada sembilan pengurus PAC, kemudian 15 ke atas itu ada 11 pengurus PAC," bebernya.
Didik memastikan, hasil dari Musancab termasuk siapa saja yang bakal dilantik sebagai pengurus PAC tersebut bakal dilaporkan ke DPP melalui DPD. "Ini merupakan aturan partai, secara keseluruhan ini mutlak menjadi kewenangannya DPD," imbuhnya.
Didik menambahkan, penyelenggaraan Musancab tersebut sekaligus upaya dari DPC PDI Perjuangan untuk menentukan peta politik pada tahun-tahun mendatang. Termasuk persiapan menjelang pesta demokrasi 2029.
"Ya tentunya, berpartai inikan harus melihat cakrawala politik ke depan. Artinya, tantangan ke depan itu harus kami pandang (persiapkan, red) dengan sedemikian rupa," ujarnya.
Didik menyebut, salah satu tantangan politik ke depan ialah pada sektor regenerasi. Termasuk keterlibatan politik dari kaum Generasi Z atau Gen Z.
"Angkatan saya ke atas inikan sudah mulai berkurang, maka bagaimana ruang-ruang bagi anak-anak muda ini harus kita berikan termasuk kepada Gen Z. Tujuannya agar mereka mulai hari ini juga kita libatkan untuk mengetahui atau mengenal politik guna mempersiapkan di tahun 2029-2030 mendatang," ujarnya.
Mengenai seberapa jauh keterlibatan Gen Z nantinya, disampaikan Didik, juga harus mempertimbangkan hasil Musancab. Yakni melalui tim formatur yang juga akan menentukan seberapa banyak keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan partai berlambang banteng moncong putih tersebut.
"Target keterlibatan Gen Z antara 40-50 persen. Gen Z nantinya juga akan masuk di kepengurusan," imbuhnya.
Baca Juga : DPRD Kabupaten Malang Desak Pemerintah Tindak Tegas Proyek Diduga Tak Berizin Tomoland
Didik menyebut, keterlibatan Gen Z dalam kepengurusan tersebut dalam praktek kesehariannya juga harus mencerminkan kepentingan partai. "Bagaimana mereka bisa turun ke lapangan bersama-sama dengan masyarakat, memperkenalkan PDI Perjuangan, mengajak masyarakat agar tertarik kepada PDI Perjuangan," tuturnya.
Didik optimis, keterlibatan peran Gen Z tersebut dapat mendongkrak kepercayaan publik kepada PDI Perjuangan. Sehingga diharapkan bisa memenangkan pesta demokrasi di tahun 2029 mendatang untuk meneruskan amanah dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.
"Itukan menjadi bagian dari kerja-kerja politik yang mesti harus kita dapatkan hasilnya pada tahun 2029-2030 mendatang," imbuhnya.
Sebagaimana diketahui, Gen Z merupakan kelompok manusia yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Artinya, di tahun 2029, para remaja yang merupakan Gen Z tersebut juga telah mendapatkan hak suara dalam kancah politik.
"Kelompok Gen Z inikan secara angka natalitas akan masuk di situ (memiliki hak suara politik, red). Sehingga saat ini kami dalam rangka mempersiapkan untuk menyambut Generasi Z di tahun 2029-2030," imbuhnya.
Pada kesempatan yang sama, Didik berharap proses peremajaan kepengurusan ditingkat PAC dapat berjalan dengan lancar. Ia turut berpesan kepada para pengurus di tingkat PAC yang nantinya dilantik untuk senantiasa menjalankan amanah sesuai kebijakan PDI Perjuangan.
"Pesan kepada Pengurus Anak Cabang yang nanti akan dilantik, ini adalah amanah. Sehingga harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, bekerja dengan setulus-tulusnya. Tetap memperhatikan perintah yang sudah ditentukan oleh DPP PDI Perjuangan," pungkasnya.
