Pembuangan Bayi dalam Kardus di Malang, Polisi Kumpulkan CCTV dari Berbagai Titik

Reporter

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

20 - Apr - 2026, 06:06

Petugas saat memeriksa temuan jenazah bayi di kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (19/4/2026). (Foto: Istimewa)


JATIMTIMES - Perburuan pelaku pembuangan jenazah bayi perempuan  berusia sekitar 10 hari di kawasan Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen, Kota Malang, pada Minggu (19/4/2026), masih dilakukan kepolisian. Hingga kini, Satreskrim Polresta Malang Kota bersama Unit Reskrim Polsek Klojen memperluas penyelidikan dengan menelusuri sejumlah rekaman kamera pengawas di berbagai titik.

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Rahmad Aji Prabowo mengatakan proses identifikasi pelaku masih belum menemukan titik terang lantaran kualitas rekaman CCTV di lokasi kejadian masih terbatas. Terlebih kondisi saat pelaku menurunkan bayi di dalam kardus tampak tak begitu jelas

Baca Juga : Mayat Pria Bersepatu Ditemukan Membusuk di Kebun Jagung Jombang

“Kasus ini masih kami dalami. Dari rekaman CCTV yang ada, wajah pelaku maupun nomor kendaraan belum terlihat jelas, sehingga kami terus mencari rekaman tambahan di lokasi lain,” kata Aji, Senin (20/4/2026).

Dari rekaman yang diamankan di lokasi tersebut, terlihat seorang pria datang seorang diri menggunakan mobil pada Sabtu malam (18/4/2026). Kemudian dia keluar dari kendaraan dan membuka bagian pintu belakang.

Ia kemudian mengambil sebuah kardus berwarna cokelat dari dalam mobil. Pria tersebut terlihat membawa kardus itu ke tepi jalan dan meletakkannya di bawah pohon.

Setelah menaruh kardus, pria itu langsung kembali ke dalam mobil dan meninggalkan lokasi tanpa menunjukkan aktivitas lain. 

Aksi tersebut terekam jelas dalam durasi singkat, dengan pencahayaan lampu jalan yang cukup membantu memperlihatkan gerak-gerik pelaku meski tidak menampilkan detail wajah secara sempurna.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Klojen Ali Rohman menambahkan saat ini menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Malang untuk menelusuri jejak pelaku melalui jaringan CCTV yang lebih luas.

Baca Juga : TKA SD 2026 Dimulai Hari Ini, Simak Daftar Pelanggaran dan Sanksi untuk Peserta 

“Kami sudah berkoordinasi dengan Kominfo untuk mendapatkan rekaman CCTV tambahan, baik di sekitar TKP maupun jalur yang kemungkinan dilalui pelaku. Rekaman di lokasi awal memang kurang jelas,” ungkapnya.

Polisi memastikan dari hasil pengamatan sementara, pelaku beraksi seorang diri. Hal itu terlihat dari rekaman CCTV yang hanya menunjukkan satu orang saat menurunkan kardus berisi jenazah bayi tersebut. “Dari CCTV di TKP, yang terlihat hanya satu orang,” tambah Ali.

Untuk mengungkap penyebab pasti kematian bayi, lanjut Ali polisi masih menunggu hasil visum dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Saiful Anwar. Dari pemeriksaan awal, bayi perempuan tersebut diperkirakan berusia sekitar 10 hari dan ditemukan dengan luka lebam di bagian paha.

“Untuk hasil visum dari RSSA masih belum keluar. Kami masih menunggu untuk melengkapi penyelidikan,” tutup Ali.


Topik

Peristiwa, Penemuan bayi, Kota Malang, Polresta Malang Kota, penyelidikan,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette