TKA SD Hanya Diikuti 5 Siswa, SDN Lembeyan Wetan 1 Magetan Pinjam Laptop Guru
Reporter
Basworowati Prasetyo Nugraheni
Editor
Dede Nana
20 - Apr - 2026, 09:48
JATIMTIMES – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD 2026 sebagai bagian dari asesmen nasional resmi dimulai hari ini, Senin (20/4/2026) di SDN Lembeyan Wetan 1, Kabupaten Magetan. Agenda nasional ini bertujuan memetakan fondasi literasi dan numerasi siswa tanpa menjadi penentu kelulusan maupun syarat seleksi masuk SMP.
Meski hanya diikuti oleh 5 orang siswa pada sesi pertama hari ini, pelaksanaan tes di SDN Lembeyan Wetan 1 menyimpan cerita perjuangan tersendiri terkait sarana prasarana. Pihak sekolah harus memaksimalkan perangkat yang ada demi memastikan hak belajar siswa terpenuhi.
Baca Juga : Pelestarian Hulu DAS Brantas, Warga dan Lembaga Adat Tanam Pohon Endemik di Tiga Sumber Mata Air Kota Batu
Kepala SDN Lembeyan Wetan 1, Dwi Hariyani, memaparkan bahwa pihaknya mengandalkan kombinasi aset sekolah dan pinjaman pribadi para guru agar ujian tetap berjalan secara digital.
"Laptop yang digunakan itu semua milik sekolah ada dua, lalu yang empat lainnya punya guru-guru untuk persiapan kemarin. Kendala utama kami sebenarnya di WiFi; meski sudah kami naikkan kapasitasnya, ternyata masih ada kendala teknis sedikit," ungkap Dwi Hariyani saat ditemui di sela pelaksanaan ujian.
Namun, kendala tersebut dapat teratasi berkat simulasi yang matang sebelumnya. "Alhamdulillah, saat Jumat waktu kami koordinasi melalui Zoom, tidak ada kendala. Tadi anak-anak juga sudah lancar masuk di sesi pertama hari pertama ini. Karena murid kami sedikit, kami cukup menggunakan satu sesi saja. Sesi pertama matematika lalu lanjut survei karakter," tambahnya.
Meskipun pelaksanaan untuk 5 siswa tahun ini tergolong lancar, Dwi Hariyani mulai mengantisipasi tantangan untuk tahun depan. Pihak sekolah harus mulai memutar otak karena jumlah peserta didik yang akan mengikuti asesmen diperkirakan meningkat signifikan.
"Tahun depan pesertanya ada 11 anak. Jujur kami mulai memikirkan sarananya dari sekarang. Kalau 5 anak seperti sekarang memang masih bisa tertangani, tapi kalau 11 anak, kami harus cari cara lagi. Sebelumnya untuk latihan sebelum TKA, kami sempat meminjam perangkat ke sekolah lain yang memiliki Chromebook," jelas Dwi.
Dwi Hariyani menaruh harapan besar agar ada pemerataan fasilitas digital, terutama bagi sekolah yang belum tersentuh bantuan perangkat keras secara memadai.
Baca Juga : Jadwal Lengkap TKA SD 2026 Terbaru: Pembagian Sesi Ujian, Jam Pelaksanaan, dan Info Penting Siswa
"Harapan kami, ke depan sekolah bisa mendapatkan bantuan laptop. Kendala utama kami memang kekurangan perangkat untuk siswa. Semoga untuk periode tahun depan yang 11 orang itu, sarana kami sudah lebih memadai sehingga tidak perlu meminjam lagi," pungkasnya.
Meski hari pertama tuntas tanpa kendala berarti, pihak sekolah kini mulai mengantisipasi lonjakan peserta pada periode selanjutnya. Harapan akan adanya bantuan perangkat keras pun mencuat demi menjamin kualitas evaluasi pembelajaran di SDN Lembeyan Wetan 1 tetap berjalan optimal sesuai standar nasional.
Namun keterbatasan fasilitas tetap menjadi pekerjaan rumah bagi dinas terkait. Patut dinantikan apakah tantangan kekurangan perangkat ini akan segera mendapat respons cepat,sebelum beban peserta ujian membengkak menjadi 11 orang pada tahun depan.
