Kisah Uwais Al Qarany: Tak Terkenal di Dunia, Tapi Raja di Surga 

Reporter

Binti Nikmatur

07 - Mar - 2025, 04:55

Ilustrasi Uwais al Qarany, seorang pria muslim di tengah padang pasir. (Foto: istimewa)


JATIMTIMES - Kisah tentang Uwais al Qarany adalah bukti bahwa kemuliaan di sisi Allah tidak diukur dari status sosial di dunia. Ada orang-orang yang mungkin diabaikan, tidak dipandang, bahkan hidup dalam keterbatasan, tetapi di akhirat mereka mendapat derajat tinggi. 

Suatu hari, dalam sebuah majelis, sebagaimana dikutip laman Islam Pos, Rasulullah saw bersabda:
"Besok pagi akan ada seorang ahli surga yang salat bersama kamu!" 

Mendengar hal itu, Abu Hurairah—sahabat Rasulullah saw yang meriwayatkan hadits ini berharap bahwa dirinyalah yang dimaksud. Saat subuh tiba, ia sengaja tetap berada di masjid setelah salat, memperhatikan siapa yang mungkin menjadi orang yang dimaksud Rasulullah. 

Tiba-tiba, datang seorang hamba sahaya berkulit hitam dengan pakaian compang-camping. Ia menghampiri Rasulullah saw, lalu berkata,
"Ya Nabiyallah, doakanlah aku semoga aku mati syahid." 

Rasulullah saw pun berdoa untuknya. Yang mengejutkan, meski penampilannya lusuh, dari tubuhnya tercium aroma kesturi yang begitu harum. Setelah pria itu pergi, Abu Hurairah bertanya, "Siapakah orang tersebut, ya Rasulullah?" 

Rasulullah saw menjawab, "Ia adalah hamba sahaya dari Bani Fulan." 

Dengan penuh heran, Abu Hurairah berkata,"Mengapa tidak engkau beli dan engkau merdekakan, ya Rasulullah?" 

Jawaban Rasulullah saw begitu menggetarkan, "Bagaimana aku akan berbuat seperti itu, kalau karena keadaannya tersebut, Allah akan menjadikannya seorang raja di surga?" 

Lalu Rasulullah saw melanjutkan,
"Wahai Abu Hurairah, sesungguhnya di surga itu ada raja dan orang-orang terkemuka, dan dia ini salah satu dari mereka." 

Rasulullah saw kemudian menjelaskan bahwa banyak di antara penghuni surga yang di dunia hidup sederhana, tidak dikenal, bahkan sering diabaikan oleh masyarakat. Rasulullah bersabda:
"Ya Abu Hurairah, sesungguhnya Allah amat kasih kepada orang yang suci hati, yang samar, yang bersih, yang terurai rambutnya, yang kempis perutnya kecuali dari hasil yang halal. Mereka ini, bila masuk menghadap penguasa tidak akan diizinkan, bila meminang wanita bangsawan tidak akan diterima, bila tidak ada ia tidak dicari, bila hadir tidak dihiraukan, bila sakit tidak dijenguk, bahkan bila mati tidak dihadiri jenazahnya." 

Salah seorang sahabat yang mendengar perkataan Rasulullah saw bertanya,
"Ya Rasulullah, tunjukkanlah kepada kami salah seorang dari mereka selain budak hitam tadi." 

Rasulullah saw lalu menyebut satu nama yang tidak asing di kalangan sahabat, "Uwais al Qarany." 

Rasulullah menggambarkan sosok para raja di surga dengan jelas:
"Seorang berkulit coklat, lebar kedua bahunya, sedang tingginya dan selalu menundukkan kepalanya sambil membaca Al-Qur’an. Tidak terkenal di bumi, tetapi sangat terkenal di langit. Jika ia bersungguh-sungguh meminta kepada Allah, pasti dikabulkan. Di bawah bahu kirinya ada bekas belang sedikit. Wahai Umar dan Ali, jika kamu bertemu dengannya, mintalah agar ia membacakan istighfar untukmu." 

Dalam riwayat lain, Rasulullah saw bahkan berpesan agar Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib meminta Uwais al Qarany untuk memohonkan ampunan bagi umat Islam. 

Kisah ini memberikan pelajaran besar bahwa kemuliaan seseorang tidak diukur dari harta, jabatan, atau popularitas di dunia. Justru, banyak orang yang mungkin tidak dikenal dan tidak dianggap penting di dunia, tetapi memiliki kedudukan tinggi bahkan menjadi raja di surga. Semoga informasi ini bermanfaat.


Topik

Agama, Uwais al Qarany,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette