Benarkah Sahur Hanya dengan Air Putih Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dengan Cepat? Ini Kata Dokter

04 - Mar - 2025, 08:02

Ilustrasi air putih. (Foto: Freepik)


JATIMTIMES - Sahur merupakan bagian penting dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan. Sebab pada waktu sahur tersebut tubuh diberi pembekalan energi berupa makan dan minum memperkuat metabolisme tubuh dalam menjalani aktivitas sehari-hari meski sedang berpuasa. 

Namun meskipun penting, sedikit orang yang memilih hanya minum air putih saat sahur, baik karena tak sempat menyiapkan makanan, sedang diet, malas makan, maupun terlambat bangun akibat tidur terlalu malam. 

Baca Juga : DPRD Kabupaten Blitar Buka Ruang Dialog, Cari Solusi bagi Penambang Pasir

Meski tampak praktis, kebiasaan mengisi sahur hanya dengan meminum air putih saja ternyata berisiko bagi kesehatan.

Dokter sekaligus ahli keamanan pangan yang berbasis di Dubai, Shugufta M. Zubair, menegaskan bahwa dari sisi kesehatan, sahur sebaiknya tidak hanya mengandalkan air putih.

Sebab, sahur adalah elemen penting dalam puasa Ramadhan yang berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh.

"Tentu saja air putih tidak berbahaya. Air putih baik untuk menambah cairan tubuh. Tapi, orang tidak boleh lupa pentingnya santap sahur," jelas Zubair kepada Gulf News. 

Zubair juga meluruskan anggapan keliru bahwa banyak minum air putih saat sahur tanpa makan bisa membantu menurunkan berat badan, menghidrasi tubuh lebih lama, dan menjaga energi sepanjang hari.

"Minum lebih banyak air putih tidak berarti Anda jadi lebih terhidrasi. Karena manfaatnya bersifat jangka pendek. Setelah itu, Anda jadi sering kencing," tambahnya.

Agar tubuh tetap sehat dan bugar selama puasa, penting untuk memperhatikan asupan saat sahur.

Menu Sahur yang Dianjurkan

Para pakar kesehatan merekomendasikan konsumsi makanan yang kaya serat, protein, karbohidrat, serta cairan yang cukup saat sahur. Berikut ini adalah komposisi sahur yang ideal:

1. Makanan Berserat

Serat membantu memperlambat proses pencernaan sehingga membuat perut kenyang lebih lama. Beberapa pilihan makanan berserat tinggi yang bisa dikonsumsi saat sahur meliputi:

- Kacang panjang

- Kacang polong

- Buncis

- Jamur

- Alpukat

- Sayur dan buah-buahan. 

2. Protein Sehat

Protein berperan dalam menjaga energi dan mengurangi hormon pemicu rasa lapar. Pilihan protein sehat minim lemak jahat yang bisa dikonsumsi antara lain:

- Daging tanpa lemak

- Ikan panggang

- Ayam yang tidak digoreng

- Telur rebus. 

Mengonsumsi makanan berserat dan protein sehat saat sahur lebih baik dibandingkan hanya mengandalkan minuman manis atau nasi putih.

3. Karbohidrat yang Tepat

Baca Juga : Tertinggi di Jatim, Ekonomi Surabaya Tumbuh 5,76 Persen 

Karbohidrat merupakan sumber energi utama, tetapi harus dikonsumsi dengan cara yang benar agar gula darah dan hormon insulin tidak melonjak drastis. Berikut pilihan karbohidrat yang baik dikonsumsi saat sahur:

- Nasi

- Kentang

- Ubi

- Pisang

- Roti. 

Sebaiknya konsumsi serat dan protein terlebih dahulu sebelum mengonsumsi karbohidrat. Dengan cara ini, karbohidrat akan bergerak lebih lambat di usus sehingga glukosa yang diserap tubuh lebih sedikit.

4. Minum Air Putih yang Cukup

Selain memperhatikan makanan, pastikan kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi dengan minum air putih yang cukup. Disarankan untuk:

- Minum segelas air putih saat bangun tidur

- Minum segelas air putih setelah santap sahur

Dengan memilih menu sahur yang tepat, tubuh akan lebih bugar dan kuat menjalani puasa sepanjang hari. Oleh karena itu, sebaiknya hindari kebiasaan sahur hanya dengan minum air putih saja. 


Topik

Kesehatan, Sahur, minum air putih, air putih,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette