Perjuangan Belum Usai, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kantor DPRD Kota Malang
Reporter
Hendra Saputra
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
28 - Feb - 2025, 04:43
JATIMTIMES - Ratusan mahasiswa menggelar aksi demo di depan Gedung DPRD Kota Malang, Jum'at (28/2/2025). Ratusan massa itu datang dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Sejak pukul 15.00 WIB, massa aksi mulai datang memenuhi depan gedung DPRD Kota Malang. Mereka mayoritas menggunakan pakaian hitam dengan bendera organisasi.
Baca Juga : Mayat Perempuan Misterius Ditemukan Tergeletak di Kebun
Dalam fliyer yang diterima media ini, aksi yang dilakukan kali ini bertajuk 'Perjuangan Belum Usai' dengan hastag #habisgelapmalahmakingelap.
Massa aksi yang datang di depan Gedung DPRD Kota Malang langsung merangsek ke dalam. Kondisi itu dipicu hujan deras yang mengguyur saat itu.

Berikut 11 tuntutan yang disampaikan massa aksi dalam rilis yang diterima media ini
1. Menuntut dan mendesak pemerintah pusat mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG)
2. Menuntut pemerintah pusat agar pendidikan menjadi program prioritas nasional
3. Menuntut pemerintah pusat dan pemerintah kota untuk memperhatikan dan menyejahterakan guru honorer
4. Mendorong pemerintah pusat untuk melakukan realokasi anggaran yang transparan, adil dan akuntabel
5. Mendesak pemerintah pusat untuk menormalisasi anggaran transfer ke daerah dan desa
6. Mendesak pemerintah pusat untuk memprioritaskan pembangunan di daerah 3T
7. Mendesak pemerintah pusat untuk mengevaluasi terhadap pelaksanaan dan model pengawasan Danantara
8. Menuntut dan mendesak pemerintah pusat segera mengesahkan RUU perampasan aset dan masyarakat adat
9. Menuntut pemerintah pusat untuk melakukan investigasi dan mengadili pelaku korupsi pada BUMN secara menyeluruh
10. Mendesak pemerintah dan menuntut pemerintah Kota Malang untuk memperhatikan dan menyelesaikan tempat yang layak untuk PKL
11. Melindungi dan memberi stimulus terhadap pelaku UMKM di Kota Malang
Hingga berita ini ditulis, sejumlah anggota DPRD Kota Malang masih berusaha untuk menemui massa aksi. Sementara itu, TNI dan Polri mengawal massa aksi di depan pintu masuk Gedung DPRD Kota Malang.
