Tuntas, Kongres XVIII Muslimat NU Munculkan Struktur Baru : Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum
Reporter
M. Bahrul Marzuki
Editor
A Yahya
15 - Feb - 2025, 07:31
JATIMTIMES - Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya selesai pada Sabtu (15/2/2025) di Asrama Haji Sukolilo, Kota Surabaya.
Kongres yang berlangsung selama enam hari memutuskan Khofifah Indar Parawansa menjadi Ketua Dewan Pembina PP Muslimat NU dan Arifatul Choiri Fauzi sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU masa khidmat 2025-2030.
Baca Juga : Buktikan Pembinaan Terbaik, MPM Honda Jatim Borong Perhargaan di Festival Vokasi Satu Hati 2025
Arifatul, yang juga menjabat sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), bersama Khofifah akan memimpin organisasi ini. Keputusan disahkan oleh Tim 9 yang dipimpin oleh Nyai Hj Masruroh Wahid, Ketua Sidang Pleno, dengan melibatkan perwakilan dari setiap zona.
Tidak hanya soal kepemimpinan, Kongres ini juga menghasilkan beberapa program baru untuk pemberdayaan perempuan, serta penandatanganan kerja sama dengan berbagai kementerian. Bahkan, ada penambahan struktur baru yang mencakup Dewan Pembina, yang memegang peran di PP Muslimat NU.
Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan Nyai Hj. Machfudhoh Aly Ubaid dan KH Asep Saifuddin Chalim yang telah mendampingi sejak pra-Kongres hingga acara penutupan. “Kongres Muslimat NU adalah bentuk syiar untuk dunia,” ujarnya.
Sementara itu, Rais Aam PBNU KH Miftakhul Akhyar memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Kongres ini. “Kongres ini luar biasa, mengalahkan acara lainnya,” tuturnya.
Baca Juga : Rebus Jagung Berujung Petaka: Dapur Nenek 69 Tahun di Blitar Ludes Dilalap Api
Dengan kepemimpinan baru ini, Muslimat NU bertekad untuk terus memperkuat peran perempuan di Indonesia, memperjuangkan pendidikan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis perempuan di seluruh wilayah.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua PBNU KH Miftah Faqih, Ketua Umum Pergunu KH Asep Saifuddin Chalim, serta Wakil Gubernur Terpilih Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.
