Warga Kayutangan Nostalgia Jalan-jalan Gunakan Seragam Sekolah

26 - Jan - 2025, 06:16

Warga Kayutangan saat berkumpul sebelum jalan-jalan menggunakan seragam sekolah (foto: Hendra Saputra/ JatimTIMES)


JATIMTIMES - Sekelompok orang mengenakan seragam sekolah mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah atas berkumpul di depan Jalan Arif Rachman Hakim Gang 2, Minggu (26/1/2025). Pemandangan itu menarik perhatian para pengendara yang sedang melintas pada kawasan tersebut. 

Ternyata, kegiatan tersebut merupakan 'Tour Walking' yang digelar Karang Taruna RT 08 RW 09 Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Uniknya, yang mengenakan seragam sekolah ini mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. 

Baca Juga : Inspektorat Kabupaten Malang Sudah Panggil Oknum Kabid Dispendik yang Diduga Lakukan Pungli dan Pengaturan Proyek

Ketua pelaksana Tour Walking, Gaung Lintang Marcelino mengatakan kegiatan yang digelar kali ini memang diikuti oleh warga dari berbagai kelompok umur. Tujuannya, kembali mengenang masa sekolah dengan menyusuri kampung Kayutangan menuju kampung Sekabrom.

“Kegiatan hari ini 'Walking Tour' atau jalan-jalan bersama wali kota terpilih, dari Talun sampai Jalan Semeru hingga ke Kampung Sekabrom,” kata Gaung. 

Usai jalan-jalan, peserta disambut festival bazzar. Menariknya, yang dijual merupakan jajanan anak sekolah. Hal itu juga sesuai dengan tema yang diusung yakni 'Royalan Sekabrom Festival Najaj Halokes'. 

“Di Kampung Sekabrom ada bazar festival Najaj Halokes. Jajan sekolah yang menyajikan seperti Telur Gulung, Cilok, Cimol. Pokoknya yang biasanya dijual di sekolahan,” kata Gaung. 

Wali Kota Malang terpilih, Wahyu Hidayat (duduk diatas sepeda motor) bersama warga memeriahkan 'Royalan Sekabrom Festival Najaj Halokes' (foto: istimewa)

Disinggung kenapa baju yang dikenakan para peserta merupakan baju anak sekolah, Gaung mengaku untuk menarik perhatian masyarakat. Selain itu, juga untuk mengenang masa sekolah dulu. 

“Biar lucu aja sama unik. Soalnya kan semua ini jadi campur sama ada yang tua, ada yang muda itu biar pakai seragam semua kan biar lucu gitu mas. Untuk yang tua-tua mungkin untuk bernostalgia,” ungkap Gaung. 

Bukan hanya peserta, Gaung menjelaskan bahwa para penjual jajanan juga wajib menggunakan seragam sekolah. Hal itu juga untuk memeriahkan festival tersebut. “Semua orang bazar pun pakai seragam sekolah juga,” tutup Gaung. 

Baca Juga : FIFGROUP Dukung Pendidikan 448 Anak Karyawan se-Indonesia Terima Beasiswa Prestasi

Sementara itu, Wali Kota Malang terpilih, Wahyu Hidayat mengapresiasi apa yang dilakukan Karang Taruna RT 08 RW 09 Kelurahan Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen. Bahkan, Wahyu melihat warga setempat sangat kompak untuk membuat festival menjadi meriah. 

“Semua terlihat mbois dengan menggunakan seragam sekolah seperti ini,” ujar Wahyu. 

Dengan ide yang menarik dari para pemuda, Wahyu sangat terkesan. Bahkan, ia meminta ide-ide kreatif seperti ini muncul pada setiap wilayah di Kota Malang kedepannya. 

“Dengan tampilan berbeda seperti ini, sebuah potensi yang bagus. Ini harus tetap dipertahankan, terutama ini yang menggelar Karang Taruna,” tukas Wahyu. 


Topik

Serba Serbi, Kayutangan Heritage, Kota Malang, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette