Museum Keliling, Inisiasi Disdikbud Kota Malang Kenalkan Museum dan Koleksinya Langsung ke Sekolah

27 - Sep - 2024, 04:41

Kegiatan Museum Keliling di SDN Bandungrejosari 1 (Anggara Sudiongko/MalangTimes)


JATIMTIMES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang terus melakukan langkah strategis dalam memperkenalkan peninggalan sejarah, sekaligus memperkenalkan Museum Mpu Purwa kepada siswa-siswi yang ada di Kota Malang. Hal ini dilakukan dengan inisiatif jemput bola melalui Program Museum Keliling.

Dalam Program Museum Keliling, Jumat (27/9/2024) ini, Disdikbud Kota Malang kali ini menyasar SDN Bandung Rejosari 1. Di sana, para siswa mendapatkan pengetahuan tentang museum, maupun koleksi yang ada di Museum Mpu Purwa.

1

Pamong Budaya Pertama Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Malang, Norman Candra Setiansyah menjelaskan bahwa Museum Keliling merupakan program baru yang sengaja dilakukan dengan jemput bola ke sekolah-sekolah. 

Baca Juga : Lantunan Syair Keislaman Gus Ahans Menutup Gelaran Festival Sekarbanjar 2024

Hal ini dilakukan agar dalam efektivitas penyampaian materi dalam pengenalan museum maupun dalam menambah wawasan siswa tentang sejarah dan peninggalan purbakala lebih optimal.

"Awalnya untuk mengenalkan museum, kami mengadakan kegiatan di museum dengan mengundang sekolah. Tetapi yang datang hanya beberapa, mungkin satu sampai lima perwakilan sekolah. Maka akhirnya kami inisiatif jemput bola ke sekolah sehingga siswa yang mengetahui museum lebih banyak," katanya. 

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa sejauh ini sudah ada 4 sekolah, baik swasta maupun negeri yang didatangi dalam Program Museum Keliling. Dalam kegiatan tersebut, Disdikbud Kota Malang memberikan wawasan tentang museum dan memperkenalkan koleksi arca kepada para siswa.

2

"Pemahaman siswa tentang museum Mpu Purwa, memang ada beberapa sekolah yang sudah bagus, tetapi ada juga  sekolah yang masih kurang. Maka di sini kami jabarkan detail tentang sejarah, koleksi dan lainnya. Tapi dalam program ini kami bawa koleksi yang masterpiece dan berkaitan dengan pendidikan," katanya. 

Dengan adanya Program Museum Keliling ini, pihaknya berharap, para siswa lebih mengenal dan memahami tentang Museum Mpu Purwa dengan berbagai macam koleksinya yang memiliki kaitan erat dengan sejarah di Malang Raya.

2

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Bandungrejosari 1, Sutiyono, menyambut positif adanya kegiatan Museum Keliling dari Disdikbud Kota Malang. Menurutnya, program ini sangat efektif dalam mengenalkan siswa tantang museum Mpu Purwa dengan berbagai macam koleksi yang ada.

Baca Juga : Ramai, Mahasiswa UM Keluhkan Kebijakan Undangan Wisuda Hanya untuk Satu Orang

"Anak-anak lebih mendapatkan gambaran yang jelas tentang sejarah, muesum maupun koleksinya. Menambah pengetahuan siswa, apalagi siswa juga ada outing class ke candi, jadi hal ini pas sekali," tuturnya.

Pihaknya berharap, wawasan tentang museum ini tidak hanya menjadi pemahaman yang dimiliki para siswa sendiri. Lebih dari itu, diharapkan para siewa juga dapat menularkan wawasan ini kepada para teman ataupun siswa lainnya.


Topik

Pendidikan, Disdikbud Kota Malang, museum keliling, mpu purwa,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.



cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette